Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 30 September 2024 | 16.36 WIB

Waspada, Kenali 8 Tanda Tubuhmu Kebanyakan Gula

Ilustrasi kelebihan gula. (Freepik) - Image

Ilustrasi kelebihan gula. (Freepik)

JawaPos.com – Konsumsi gula berlebih adalah masalah kesehatan yang serius di era modern. Selain menyebabkan obesitas, diabetes, dan penyakit jantung, kelebihan gula juga dapat memicu berbagai masalah kesehatan lainnya yang dapat menurunkan kualitas hidup.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengenali tanda-tanda tubuh kelebihan gula agar dapat segera melakukan pencegahan. Dilansir dari Everydayhealth.com, terdapat beberapa tanda atau gejala kelebihan gula yang perlu diwaspadai sebagai berikut:

1. Meningkatnya rasa lapar dan bertambahnya berat badan

Salah satu ciri yang menandakan bahwa tubuh kelebihan gula adalah mudah merasa lapar. Ketika mengonsumsi makanan atau minuman manis, kadar gula darah akan melonjak dengan cepat. Tubuh kemudian merespons dengan melepaskan insulin untuk membawa gula dari darah ke sel-sel tubuh. Namun, setelah kadar gula darah turun drastis, tubuh akan merasa kekurangan energi dan memicu produksi hormon ghrelin. Yaitu, hormon yang merangsang nafsu makan. Akibatnya, akan merasa lapar kembali dalam waktu singkat.

Selain itu, salah satu tanda bahwa tubuh kelebihan gula adalah bertambahnya berat badan. Ketika mengonsumsi makanan dan minuman manis dalam kadar yang banyak, maka akan menyebabkan bertambahnya kalori. Hal ini terjadi karena mengonsumsi lebih banyak kalori daripada membakar kalori. Oleh karena itu, kelebihan kalori tersebut akan disimpan dalam tubuh sebagai lemak.

2. Mudah marah

Konsumsi gula berlebih dapat memicu berbagai masalah kesehatan, terutama yang berkaitan dengan suasana hati dan energi. Ketika mengonsumsi makanan atau minuman manis, gula darah akan melonjak drastis. Tubuh kemudian berusaha mengembalikan kadar gula darah ke kondisi normal. Namun, hal ini bisa menyebabkan fluktuasi yang drastis dan membuat kita merasa lelah, lesu, dan mudah marah.

Selain itu, konsumsi gula berlebih dapat secara langsung memengaruhi fungsi otak. Ketika mengonsumsi banyak gula, kadar gula darah melonjak drastis dan tubuh memproduksi insulin dalam jumlah besar untuk mengatasinya. Namun, proses ini tidak hanya menurunkan gula darah dalam darah, tetapi juga di dalam otak. Otak sangat bergantung pada glukosa sebagai sumber energi utama.

Penurunan kadar glukosa di otak akibat konsumsi gula berlebih dapat mengganggu fungsinya, termasuk kemampuannya untuk mengatur suasana hati. Akibatnya, kita mungkin merasa mudah marah, lelah, atau mengalami perubahan suasana hati yang drastis.

3. Mudah Lelah

Konsumsi gula berlebih justru bisa menyebabkan badan terasa lebih lelah, bukannya berenergi. Meskipun gula memberikan energi dengan cepat, efeknya tidak bertahan lama. Fluktuasi gula darah yang drastis akibat konsumsi gula berlebihan akan membuat tubuh seperti naik roller coaster energi. Badan terasa sangat berenergi sebentar, lalu langsung merasa sangat lelah setelahnya.

4. Rasa makanan tidak semanis yang biasanya

Konsumsi gula berlebih dapat mengubah selera terhadap makanan manis. Semakin sering mengonsumsi makanan atau minuman manis, lidah akan semakin tidak sensitif terhadap rasa manis. Akibatnya, membutuhkan jumlah gula yang lebih banyak untuk merasakan rasa manis yang sama. Selain itu, otak akan terbiasa dengan tingkat kemanisan yang tinggi sehingga, akan cenderung memilih makanan atau minuman yang sangat manis.

5. Selalu menginginkan makanan dan minuman yang manis

Konsumsi gula juga dapat memicu ketergantungan, karena gula mengaktifkan hormon bahagia di otak. Ketika memakan makanan atau minuman manis, otak kita melepaskan dopamin, hormon yang membuat kita merasa senang. Semakin sering mengonsumsi gula, otak kita akan semakin terbiasa dengan sensasi senang ini, sehingga akan terus menginginkan makanan manis untuk mendapatkan kembali perasaan itu. Ini seperti siklus yang berulang, di mana konsumsi gula memicu pelepasan dopamin, yang kemudian meningkatkan keinginan kita untuk mengonsumsi gula lagi.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore