
Ilustrasi HIV. Pexels
JawaPos.com – Termasuk ke dalam fimili retroviridae, penyakit dengan kepanjangan human immunodeficiency virus atau HIV dikenal oleh banyak orang sebagai salah satu jenis penyakit yang ‘menakutkan’ karena menular.
Sebagai awalan dari terjadinya acquired immune-deficiency syndrome atau AIDS, dilansir dari Ayo Sehat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), HIV merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus yang umumnya menyerang daya tahan tubuh manusia.
Ketika virus HIV ini menyerang sistem kekebalan tubuh, maka akan terjadi kelemahan pada kemampuan tubuh manusia untuk melawan infeksi dan penyakit yang datang. Oleh sebab itu, penderita penyakit ini cenderung mudah sakit-sakitan.
Sementara untuk ciri-cirinya apabila orang terinfeksi penyakit HIV, masih dilansir dari Kemenkes RI disebutkan ada tiga tahapan, yakni:
1. Tahap serokonversi
Pada tahap pertama, seseorang biasanya akan merasakan gejala seperti flu atau infeksi ringan, mulai dari demam, sakit tenggorokan, ruam, cepat lelah, pembengkakan kelenjar limfe, hingga nyeri pada otot dan persendian.
Adapun rentang waktu gejala muncul dan dirasakan, yakni sekitar beberapa minggu pasca terinfeksi virus HIV dan akan berlangsung selama beberapa minggu ke depan.
2. Tahap asimptomatik atau klinis laten
Baca Juga: 11 Drama Korea tentang Sekolah yang Seru dengan Rating Tinggi, Dari Persahabatan hingga Percintaan
Pada tahap kedua disebut sebagai fase asimptomatik atau klinis laten. Pada tahap ini, seseorang yang terinfeksi virus HIV bisa jadi tidak mengalami gejala apapun, tetapi kerusakan pada daya tahan tubuh tetap terjadi.
Berbeda dengan tahap serkonversi yang berlangsung beberapa minggu, pada tahapan ini dampak dari adanya virus HIV dalam tubuh bisa terjadi selama bertahun-tahun.
3. Tahap HIV berkembang menjadi AIDS
Pada tahap ketiga ini bisa saja terjadi keparahan, yakni sistem kekebalan tubuh berada pada kondisi yang sangat lemah dan gejala yang lebih serius mulai terlihat, seperti demam berlarut-larut, berkeringat saat malam hari, berat badan turun, kelelahan kronis, diare berkepanjangan, infeksi jamur di beberapa bagian tubuh, muncul bintik-bintik ungu atau luka pada kulit, dan gangguan neurologis.
Penyebab terjadinya penyakit ini pun beragam, salah satunya dengan cara penularan, antara lain seperti:
1. Hubungan seksual tanpa pelindung dengan orang yang terinfeksi virus HIV

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
