
Ilustrasi Seafood. (Instagram @seafoodmakjudes)
JawaPos.com–Seafood dikenal sehat lantaran kandungan omega-3-nya. Namun, beberapa di antaranya mengandung kolesterol yang cukup tinggi. Kalau konsumsinya tidak dibatasi, kolesterol tinggi tidak bisa dihindari.
Beberapa jenis makanan laut mengandung kolesterol yang cukup tinggi. Angkanya bisa semakin melambung ketika dimasak dengan cara-cara yang kurang sehat, seperti digoreng.
Sebagaimana dilansir dari Halodoc, berikut kandungan lemak jenuh dan lemak trans berpotensi meningkatkan risiko penyakit kolesterol tinggi. Berikut aturan makan seafood agar tidak kolesterol.
Menurut American Heart Association, asupan kolesterol yang dianjurkan tidak lebih dari 300 miligram. Ketika konsumsinya melebihi batas tersebut, kolesterol jahat bisa menumpuk di pembuluh darah. Penumpukan ini lambat laun mengembangkan penyakit jantung dan stroke.
Disarankan untuk membatasi kerang, kepiting, dan udang sekitar 8 ons saja dalam seminggu. Pasalnya, total kalori yang terdapat dalam jumlah makanan tersebut mencapai 226 miligram. Artinya, angka ini masih dianggap aman untuk kesehatan.
Seafood yang dimasak dengan cara digoreng bisa meningkatkan kadar lemak trans dalam tubuh. Oleh sebab itu, pilih cara pengolahan yang lebih sehat seperti dipanggang, rebus, kukus, atau tumis dengan sedikit minyak.
Referensi menu laut yang tidak digoreng tapi tetap lezat, contohnya kerang rebus, udang panggang, pepes ikan, tim ikan dan ikan bakar. Jika kamu ingin memanggang ikan atau makanan laut lain, gunakan panci kering atau rak panggangan yang memungkinkan lemak dari makanan menetes dan tidak mengendap.
Selain itu, pilih minyak sehat yang rendah lemak seperti minyak zaitun supaya kandungan lemak dari satu menu tidak berlebihan.
Alih-alih memasukkan banyak garam, kamu bisa menambahkan rempah-rempah dan bumbu-bumbu lainnya agar rasa seafood tetap istimewa. Beberapa jenis rempah ternyata juga membantu menurunkan kolesterol lho! Dilansir dari WebMD, bawang putih diklaim mampu menurunkan kolesterol jahat dan trigliserida hingga 20 milligram per desiliter.
Selain mengurangi rasa amis, kandungan vitamin C dan flavonoid jeruk dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dan trigliserida. Perasaan jeruk biasanya lebih lezat saat dipadu padankan dengan ikan bakar, udang bakar atau sup ikan asam.
Saat makan di restoran seafood, jangan lupa memesan menu sayur mayur sebagai pendamping. Serat dapat membantu menurunkan kolesterol dengan mengikat asam empedu.
Tahu dan tempe juga bisa menjadi opsi teman makan seafood. Kandungan protein dari kacang kedelai dapat mencegah penyakit jantung koroner. Buah-buahan juga bisa dijadikan appetizer atau dessert yang menyegarkan mulut.
Jika mengalami tanda-tanda kolesterol tinggi, jangan tunda memeriksakan diri ke dokter. Semakin cepat dideteksi, penyakit jantung, stroke dan hipertensi bisa segera ditangani.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Thailand vs Singapura di Semifinal Piala AFF 2026, Gajah Perang Unggul Agregat 3-1
