Ilustrasi Buah Matoa (Freepik/tyasindayanti)
JawaPos.com - Buah matoa (Pometia pinnata), yang sering ditemukan di Asia Tenggara, Asia Selatan, dan Melanesia, kini semakin dikenal berkat manfaat kesehatannya yang beragam. Pohon matoa, yang dapat mencapai tinggi 18 meter, menghasilkan buah yang manis dan bergizi.
Dilansir dari laman UMSU, matoa biasanya berbunga dari Juli hingga Oktober, dan buahnya muncul tiga hingga empat bulan setelahnya, terutama di daerah dataran rendah Papua dan beberapa wilayah di Sulawesi, Maluku, serta Papua New Guinea.
Kandungan Nutrisi Buah Matoa
Buah matoa dikenal memiliki profil gizi yang mengesankan, dengan kandungan sebagai berikut per 100 gram:
Kalori: 90 kcal
Air: 76,5 gram
Protein: 1,2 gram
Lemak: 0,1 gram
Karbohidrat: 21,1 gram
Serat: 0,5 gram
Kalsium: 20 mg
Fosfor: 40 mg
Zat besi: 0,6 mg
Natrium: 10 mg
Kalium: 190 mg
Zink: 0,6 mg
Beta-karoten: 2 mcg
Vitamin B1: 0,18 mg
Vitamin B3: 0,5 mg
Vitamin C: 54 mg
Manfaat Kesehatan dari Buah Matoa
Melindungi Tubuh dari Radikal Bebas
Buah matoa kaya akan vitamin C dan asam galat yang berfungsi sebagai antioksidan. Antioksidan membantu melawan radikal bebas yang dapat merusak sel dan berpotensi meningkatkan risiko penyakit kronis seperti kanker, diabetes, dan penuaan dini. Meskipun manfaatnya menjanjikan, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi efek jangka panjang buah matoa terhadap pencegahan penyakit kronis.
Mengatur Kadar Gula Darah
Kandungan saponin dalam buah matoa dapat menghambat enzim alfa-glukosidase yang berperan dalam penyerapan gula di usus. Ini membantu mencegah lonjakan gula darah, menjadikannya pilihan yang baik untuk mengatasi diabetes. Selain itu, serat dalam buah ini juga berperan dalam mengurangi penyerapan gula.
Melawan Infeksi
Kulit buah matoa memiliki sifat antibakteri yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri penyebab infeksi seperti E. coli, S. aureus, dan B. cereus. Daging buah yang mengandung saponin juga dapat merusak bakteri, menjadikannya bahan potensial untuk antibiotik alami. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi manfaat ini lebih dalam.
Menurunkan Tekanan Darah
Buah matoa kaya akan kalium, yang berfungsi untuk mengeluarkan natrium berlebih dari tubuh melalui urine. Natrium yang berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah, sehingga kalium yang terdapat dalam buah ini membantu mengurangi tekanan pada pembuluh darah, bermanfaat bagi penderita hipertensi. Penelitian juga menunjukkan bahwa ekstrak biji dan daun matoa dapat menurunkan tekanan darah tinggi pada tikus.
Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Vitamin C dalam buah matoa merangsang produksi sel darah putih, yang berperan penting dalam sistem kekebalan tubuh. Sel darah putih membantu melawan infeksi dan memperbaiki jaringan tubuh yang rusak.
Menjaga Kesehatan Tulang
Kalsium, fosfor, dan vitamin C dalam buah matoa mendukung kesehatan tulang. Kalsium dan fosfor membantu memperkuat struktur tulang, sementara vitamin C berperan dalam pembentukan kolagen, protein penting untuk kesehatan tulang.
Buah matoa menawarkan banyak manfaat kesehatan berkat kandungan nutrisinya yang beragam. Dari membantu mengatur kadar gula darah hingga meningkatkan sistem kekebalan tubuh, buah ini menjadi tambahan yang berguna dalam diet sehari-hari. Namun, penting untuk mengonsumsinya dalam jumlah wajar dan terus memantau penelitian lebih lanjut mengenai manfaat kesehatan buah matoa untuk pemahaman yang lebih mendalam.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
