Ilustarsi warga mendaftarkan diri untuk medical check-up. (IST)
JawaPos.com – Pencegahan penyakit tak menular memang bisa dilakukan dengan membiasakan melakukan gaya hidup sehat sedari muda. Namun, bagi golongan yang lebih berisiko, tak ada salahnya untuk cek kesehatan secara rutin sebagai upaya preventif.
Medical check-up atau cek kesehatan umumnya hanya dilakukan ketika seseorang sudah merasakan sakit. Tapi, cek kesehatan sangat penting dilakukan jauh sebelum sakit guna mengetahui kondisi tubuh. Dapat dikatakan, cek kesehatan sebagai salah satu langkah untuk mendeteksi penyakit.
Namun sayangnya, untuk melakukan cek kesehatan secara mandiri memang dipelrukan biaya yang tak sedikit. Umumnya, cek keseahatan bisa menelan biaya Rp 500.00 hingga Rp 700.00 tergantung jenis pemeriksaannya.
Di samping pertimbangan mahalnya biaya cek kesehatan, sebagian masyarakat Indonesia enggan melakukannya dengan alasan akses. Fasilitas kesehatan jauh dari rumah. Alasan lainnya yakni takut mengetahui penyakit yang diderita usai cek kesehatan.
Terkait dengan cek kesehatan, Helen's Medan di bawah naungan Holywings Group, mengadakan HW Peduli dengan medical chek-up gratis. Karis sebagai Team Leader HW Peduli mengungkapkan, pentingnya mengedukasi masyarakat bahwa medical chek-up sanagt penting.
"Setidaknya, dengan program ini warga sudah mengetahui penyakitnya, bisa mengubah pola hidup dan pola makan agar penyakit cepat teratasi. Bagi warga lain yang hasil check-up-nya dinilai bagus, bisa terus menjaga pola hidup sehat sehingga terhindar dari berbagai macam penyakit," jelas Karis sebagai Team Leader HW Peduli, usai acara tersebut.
Digelar pada Sabtu (17/8), kegiatan sosial yang menyasar 50 warga Kelurahan Madras Hulu, Medan ini memberikan cek kesehatan masal Penyakit Tidak Menular (PTM), seperti tensi, gula darah, kolesterol, asam urat, dan pemeriksaan darah lengkap. Layanan pengecekan kesehatan tanpa biaya atau gratis ini diprioritaskan bagi warga lanjut usia. Dalam kegiatan ini HW Peduli melibatkan paramedis profesional yang memberikan pelayanan akurat kepada masyarakat.
Menurut Rangga Karfika Sakti selaku Sekretaris Camat Medan Polonia, kegiatan ini sangat membantu warganya karena banyak warga yang masih enggan mengecek kesehatan karena biaya rumah sakit yang mahal. Sebab, diakuinya, banyak warg ayang tidak mau cek kesehatan karena biaya yang besar.
Tak hanya pemeriksaan kesehatan masyarakat masal yang digelar, Helen's Medan juga memberikan hiburan. Hiburan ini berisikan lomba lomba yang bertajuk 'Pesta Rakyat' yang diperuntukkan bagi 100 orang warga lainnya yang datang.
Lomba pertama yakni games lempar ring berhadiah handphone dan sembako. Dilanjutkan dengan perlombaan estafet bola, dimana kelompok peserta mengoper bola ke peserta lainnya hingga sampai di peserta terakhir. Acara diakhiri dengan perlombaan karaoke dan yell-yell. Bagi kelompok peserta yang paling menarik dalam bernyanyi dan menyuarakan yell-yell lah yang menjadi juaranya. Kesuksesan acara ini menunjukkan komitmen Helen's Medan dan kontribusi positifnya dalam menjalankan nilai-nilai kepedulian sosial kepada masyarakat.
Untuk diketahui, selain Helen's Medan, Holywings Group juga memiliki berbagai outlet seperti Gold Dragon, HW Tiger, HW Live House, HW Superhouse, W Superclub, H Club, Ambyar Super Club, dan Atlas Beach Club Bali.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
