
Ilustrasi petugas kesehatan memberikan vaksinasi hepatitis A.
JawaPos.com - Hepatitis masih merupakan masalah kesehatan global dan di Indonesia, dimana insiden kasus mencapai 10.000 kasus per tahun. Hepatitis A dapat dicegah dengan perbaikan sanitasi lingkungan, hygiene perorangan, air dan makanan serta imunisasi. Dengan melakukan vaksinasi dapat memberikan proteksi efektivitas 94-100 persen setelah 2-3 dosis suntikan yang diberikan 6-12 bulan secara terpisah.
Dalam rangka memperingati Hari Hepatitis Sedunia dan perayaan Hari Ulang Tahun RSPAD Gatot Subroto ke-74, PT Etana Biotechnologies Indonesia (Etana), perusahaan biofarmasi Indonesia, bekerja sama dengan RSPAD Gatot Subroto menyelenggarakan kegiatan vaksinasi Hepatitis A untuk anak dewasa.
Kegiatan vaksinasi ini diikuti oleh karyawan beserta keluarga dan dibuka untuk umum dengan mendatangi klinik vaksinasi RSPAD Gatot Subroto. Selain kegiatan vaksinasi juga diselenggarakan Seminar Nasional terkait Hepatitis yang diikuti oleh perwakilan dari seluruh tenaga kesehatan di lingkungan Kesehatan TNI.
M. Indra Lamora, Director of Anti Infectious Business Unit Etana mengatakan, kerja sama antara Etana dan RSPAD Gatot Subroto merupakan salah satu bentuk dukungan dalam upaya meningkatkan kualitas Kesehatan Indonesia. Salah satunya dalam penanggulangan penyakit hepatitis A.
"Seperti kita ketahui bersama kondisi sanitasi lingkungan, higienitas serta perilaku hidup bersih masyarakat belum cukup baik, sehingga rentan untuk tertular penyakit hepatitis A. Kami berkomitmen menghasilkan produk vaksin yang berkualitas tinggi dengan harga terjangkau sehingga masyarakat dapat secara mudah melakukan vaksinasi sebagai upaya perlindungan ekstra," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (13/8).
Mayor Jenderal TNI Dr. dr. Moh. Arif Hariyanto, Sp.B., FICS, Wakil Kepala RSPAD Gatot Soebroto mengatakan bahwa hepatitis sebagai salah satu penyakit menular yang berbahaya memerlukan perhatian khusus dan penanganan yang serius dari semua pihak termasuk instansi militer. "Peran RSPAD Gatot Subroto dalam bidang kesehatan tidak hanya menjaga kesehatan anggota dan keluarganya saja tapi juga mencakup inisatif dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular di masyarakat luas," tuturnya.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, instansi militer, dunia industri serta masyarakat luas sangat diperlukan untuk mengatasi tantangan yang ada dalam mencapai tujuan kita bersama. "Semoga melalui kerja sama ini kita dapat memperkuat komitmen dan sinergi dalam upaya pencegahan dan pengendalian hepatitis. Mari kita jadikan momen ini sebagai landasan untuk bekerja keras demi terciptanya Indonesia yg lebih sehat dan bebas dari penyakit menular," lanjutnya.
Kegiatan Seminar Nasional bertema 'Bersama Lawan Hepatitis Sekarang' menghadirkan tiga narasumber yaitu Dr. dr Muzal Kadim, Sp.A(K) Divisi Gastrohepatologi, Departemen Ilmu Kesehatan Anak, FKUI – RSCM; Prof. Dr dr Hartono Gunardi, Sp.A(K) Divisi Tumbuh Kembang Pediatri Sosial, Departemen Ilmu Kesehatan Anak, FKUI – RSCM; dan Kolonel CKM dr. Dumawan Harris P, SpPD, KGEH, MKes FINASIM, Kabidbangprofmed Sdirprofnakes RSPAD Gatot Soebroto dengan moderator Dr. dr. Dana Nur Prihadi , MKes, SpA(K), SH, MH, SMF Endokrinologi Anak RSPAD Gatot Soebroto.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
