Ilustrasi daging kambing. (Dok Jawa Pos)
JawaPos.com – Pasca hari raya Idul Adha, daging kambing biasanya sering menjadi primadona yang diolah menjadi berbagai hidangan khas Nusantara, seperti sate kambing, gulai, dan tongseng. Namun, dibalik kelezatannya, beredar rumor bahwa mengonsumsi daging kambing dapat memicu tekanan darah tinggi.
Rumor ini telah lama beredar di masyarakat, membuat banyak orang ragu untuk menikmati hidangan daging kambing yang lezat, terutama bagi penderita darah tinggi. Namun, apakah benar daging kambing memiliki efek terhadap tekanan darah tinggi?
Dilansir dari kanal YouTube resmi RSUD Wates, pada Kamis (20/6), dr. Suyanto, Sp.PD selaku dokter spesialis penyakit dalam, menjelaskan rumor daging kambing dapat memicu tekanan darah tinggi ini mitos atau fakta.
Dr. Suyanto menerangkan bahwa ketika tekanan di dalam pembuluh darah meningkat, ini disebabkan oleh dua faktor, yakni volume cairan dan diameter pembuluh. Tekanan darah adalah tekanan di dalam pembuluh darah, terutama arteri. Ketika arteri menyempit sementara volume darah meningkat, tekanan akan naik. Penyebab volume cairan dalam pembuluh darah meningkat adalah berat badan, asupan cairan, dan konsumsi natrium.
Semakin gemuk seseorang, volume cairan dalam pembuluh darah yang beredar pun meningkat. Jantung yang memompa semakin kuat dan cepat juga meningkatkan volume darah yang melewati pembuluh darah setiap menit.
Untuk mengurangi tekanan darah, kita harus mengurangi stres, menjaga pola tidur, mengurangi konsumsi natrium, dan mencapai berat badan ideal. Kemudian dr. Suyanto juga menjelaskan lebih mendalam tentang penyebab penyempitan pembuluh darah yang bisa disebabkan oleh endapan kolesterol, kekakuan akibat usia, dan kontraksi otot-otot halus di pembuluh darah yang sering disebabkan oleh stres atau hormon adrenalin.
Orang yang menderita hipertensi atau tekanan darah tinggi sering bertanya apakah mereka boleh makan daging kambing? Jawabannya adalah tidak perlu takut karena daging kambing tidak lebih buruk dibandingkan daging lainnya dalam hal kandungan lemak dan kolesterol. Bahkan, kandungan lemak daging kambing lebih rendah dibandingkan daging ayam dan sapi.
Daging kambing mengandung protein yang relatif sama dengan daging ayam dan sapi, tetapi lemak dan kolesterolnya lebih rendah. Kandungan natrium dalam daging kambing juga rendah, sama seperti daging ayam dan sapi. Zat besi dalam daging kambing lebih tinggi, hampir tiga kali lipat dari daging ayam, yang bermanfaat untuk meningkatkan hemoglobin dan daya tahan tubuh.
Kandungan kalium dalam daging kambing juga tinggi, setara dengan satu buah pisang. Kandungan zinc dalam daging kambing juga tinggi, yang penting untuk membangun imunitas tubuh. Vitamin B1, B2, B3, dan B12 dalam daging kambing lebih tinggi dibandingkan daging lainnya, yang penting untuk fungsi saraf dan otot serta metabolisme tubuh.
Asam amino dalam daging kambing juga berfungsi untuk perbaikan jaringan tubuh. Kandungan kalsium dan sodium dalam daging kambing hampir sama dengan daging lainnya. Daging kambing tidak lebih buruk dari daging lainnya dalam hal kandungan natrium, lemak, dan kolesterol. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa daging kambing berkaitan dengan kejadian kanker saluran pencernaan, namun ini tidak berarti daging kambing menyebabkan kanker. Banyak faktor lain seperti kurangnya asupan serat yang berpengaruh.
Kesimpulan yang diberikan oleh dr. Suyanto ialah, daging kambing tidak perlu ditakuti oleh penderita tekanan darah tinggi atau hipertensi karena kandungannya tidak lebih buruk dari daging lainnya. Justru, daging kambing memiliki beberapa kandungan yang lebih tinggi seperti zat besi, kalium, dan zinc yang bermanfaat bagi tubuh.
Pernyataan dr Suyanto, Sp.PD mengenai daging kambing tidak menyebabkan hipertensi, juga diperkuat oleh argumen dr. Haekal Anshari, M.Biomed (AAM) yang dikutip dari salah satu video dalam kanal YouTube Kata Dokter. Dalam videonya, dr. Haekal menerangkan Ini adalah rumor yang cukup banyak beredar dan selama bertahun-tahun diyakini oleh masyarakat, terutama meningkat pada saat lebaran haji. Padahal belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa daging kambing menyebabkan tekanan darah tinggi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
