
Potret meningkatnya gula darah. (Freepik.com/xb100)
JawaPos.com - Kadar gula darah yang tinggi tak selalu dikaitkan dengan penderita diabetes, bahkan bisa dirasakan oleh orang yang tak menderita penyakit tersebut.
Dilansir dari laman Healthline, seseorang dapat mengalami kenaikan gula darah tanpa diabetes setelah mengonsumsi makanan manis, ketika kadar glukosanya di atas 100 miligram per desiliter.
Bukan hal yang aneh, jika kadar glukosa meningkat di atas normal pada waktu tertentu, karena peningkatan glukosa darah merupakan respon normal setelah makan.
Mari kenali gejala meningkatnya kadar gula darah bagi non-diabetes, diantaranya adalah peningkatan rasa haus, penglihatan kabur, kulit kering, tubuh terasa lemas, serta seringnya buang air kecil.
Makanan manis merupakan salah satu penyebab meningkatnya kadar gula darah, Kelonjakan ini terjadi saat 1 jam setelah makan besar atau ngemil. Sehingga menyebabkan lelah dan kurangnya energi.
Selain dari makanan manis, tingkat kecemasan juga mempengaruhi terhadap peningkatan kadar gula darah dalam beberapa cara, seperti mengurangi efek dan produksi insulin pada tubuh.
Dikutip dari laman Very Well Healt, istilah ini disebut dengan Hiperglikemia nondiabetik, yang dapat terjadi sebagai awal dari diabetes atau pradiabetes.
Faktor yang dapat mempengaruhi gejala tersebut juga disebabkan dari pola hidup yang kurang sehat, maka untuk mengatasinya adalah dengan cara hindari makanan manis, kurangi tingkat stress atau kecemasan, dan giat berolahraga.
Olahraga yang teratur akan membantu menurunkan kadar gula darah dengan meningkatkan kebutuhan otot untuk mengeluarkan glukosa sehingga bisa digunakan sebagai energi.
Apalagi melihat fenomena akhir-akhir ini, banyaknya anak-anak hingga remaja yang banyak mengonsumsi makanan serta minuman manis baik alami maupun buatan.
Meskipun naiknya gula darah tak terindikasi diabetes, tapi bisa saja hal ini menjadi tanda-tanda awal penyakit tersebut. Maka perlu banyak kehati-hatian dalam menentukan pola makan serta gaya hidup.
Sebagaimana diabetes dapat menjadi penyakit yang mematikan, karena bisa menyerang ke seluruh organ tubuh sehingga dapat mengalami komplikasi serta kemungkinan kecil untuk sembuh.
Untuk menyadarkan hal itu, maka hindari kenaikan gula darah sedini mungkin dengan menantang diri sendiri untuk tidak mengonsumsi makanan manis dalam beberapa hari serta mengelola stres dengan baik.
Tak ada salahnya untuk konsultasikan ke dokter maupun ahli gizi mengenai asupan terbaik yang dibutuhkan oleh tubuh yang akan menyehatkan baik secara fisik maupun mental.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
