Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 22 Mei 2024 | 19.50 WIB

Mengintip Segudang Rahasia Khasiat Obat Herbal Clitoria Ternatea untuk Kesehatan Tubuh

Meski Jarang Dikonsumsi, Ternyata Bunga Telang Punya 5 Manfaat Bagi Kesehatan Tubuh (The Habitat)

 
JawaPos.com - Nusantara dikenal sebagai negara kepulauan yang kaya akan sumber daya alamnya, hal tersebut karena letak geografis dan kondisi iklim membuat Nusantara memiliki berbagai jenis tumbuhan, hewan, dan sumber daya alam lainnya. 
 
Keanekaragaman hayati tersebut merupakan potensi ekonomi yang besar dan juga memiliki nilai budaya serta manfaat dalam bidang kesehatan tradisional.
 
Salah satu contoh tanaman obat herbal yang telah digunakan secara turun temurun adalah bunga telang (Clitoria Ternatea) yang merupakan tanaman obat herbal berasal dari Pulau Ternate, Maluku. Tanaman ini juga dikenal dengan sebutan kembang telang di pulau Jawa, sedangkan untuk nama lainnya disebut bunga biru atau butterfly pea flower.
 
 
Dikutip dari laman alodokter.com, bunga telang tidak hanya tersebar luas di Nusantara saja, namun juga tersebar di berbagai negara yang berada di benua Asia, Australia, hingga Amerika. Tanaman ini memiliki bunga berwarna biru atau ungu yang menarik perhatian dan dengan pertumbuhan yang merambat. 
 
Berkhasiat sebagai bahan pengobatan herbal bunga telang ini memiliki kandungan antioksidan, tanin, karbohidrat, saponin, flavanol glikosida, protein, alkaloid, dan anti mikroba yang berpotensial untuk mengatasi berbagai gangguan penyakit seperti anti virus, inflamasi, alergi, diabetes, dan pertumbuhan sel-sel kanker.

Bunga Telang dan Manfaatnya untuk Kesehatan Tubuh

Bunga telang memiliki sejumlah manfaat tradisional, terutama dalam bidang kesehatan. Beberapa manfaat bunga telang, antara lain :
 
 
1. Menurunkan Berat Badan
 
Teh dari bunga telang dapat menurunkan berat badan berkat kandungan ternatin di dalamnya. Senyawa ini diketahui dapat memperlambat, bahkan menghentikan pembentukan sel-sel lemak di dalam tubuh. Itulah sebabnya, bunga telang sering dianjurkan untuk diet, terutama bagi orang yang mengalami obesitas. 
 
Selain rutin mengonsumsi bunga telang dalam bentuk teh herbal, terapkan juga pola hidup sehat, khususnya berolahraga secara rutin, membatasi asupan kalori dari makanan dan minuman, minum air putih yang cukup, dan tidur yang cukup, agar penurunan berat badan bisa lebih cepat.
 
2. Mencegah Penuaan Dini
 
Bunga telang kaya akan kandungan antioksidan, yaitu flavonoid. Zat antioksidan alami ini mampu mencegah kerusakan sel-sel tubuh akibat efek radikal bebas, termasuk kerusakan pada sel kulit yang membuat kulit menjadi kendur, kusam, dan keriput. 
 
 
Hal inilah yang membuat bunga telang menjadi suatu andalan kita untuk mencegah tanda-tanda penuaan dini, dan sudah sejak lama digunakan untuk mencegah kerutan di wajah. 
 
3. Mengatasi Kerontokan Rambut
 
Kandungan flavonoid dalam bunga telang juga sangat baik untuk rambut. Flavonoid diketahui dapat mempercepat pertumbuhan rambut, serta menutrisi folikel rambut sehingga akar rambut lebih kuat dan helai rambut pun tidak mudah patah. Jadi, tidak heran jika bunga telang ampuh digunakan untuk mengatasi rambut rontok.  
 
4. Menjaga Fungsi dan Kesehatan Otak
 
Seiring bertambahnya usia, fungsi otak dapat menurun jika tidak dijaga dengan baik. Penyebab utamanya adalah kerusakan pada sel-sel otak. Kondisi ini bahkan bisa terjadi lebih cepat bila ada banyak radikal bebas di dalam tubuh.
 
 
Radikal bebas dapat merusak sel-sel saraf di otak dan kerusakan ini sulit untuk diperbaiki. Untungnya, bahaya radikal bebas tersebut dapat ditangkal oleh antioksidan. Penelitian bahkan sudah menunjukkan bahwa asupan antioksidan yang cukup dapat menurunkan risiko terjadinya demensia atau kepikunan.
 
Berkat kandungan antioksidannya yang tinggi, bunga telang dapat dikonsumsi untuk melindungi sel-sel otak dari kerusakan. Bukan hanya itu, bunga telang juga mampu meningkatkan kadar asetilkolin, yaitu zat kimia di dalam otak yang berperan penting dalam fungsi otak untuk belajar, mengingat, berkonsentrasi.
 
5. Meredakan Peradangan
 
Bunga telang mengandung zat-zat yang bersifat antiradang. Kandungan zat inilah yang membuat bunga telang terkenal sebagai obat herbal untuk mengatasi berbagai penyakit akibat peradangan di dalam tubuh, mulai dari alergi, radang tenggorokan, hingga radang sendi yang juga bisa terjadi akibat efek penuaan.
 
 
6. Mengobati Diare
 
Bunga telang sering dikonsumsi sebagai obat diare alami. Pasalnya, selain memiliki sifat antiradang yang bisa meredakan diare akibat peradangan di usus, bunga telang juga memiliki sifat antibakteri yang dapat melawan kuman penyebab penyakit, termasuk bakteri E coli penyebab diare. 
 
Manfaat bunga telang sebagai obat diare memang masih perlu diteliti lebih lanjut. Namun, konsumsi teh dari bunga telang dapat memberikan manfaat sebagai asupan cairan bagi tubuh saat diare agar tidak sampai terjadi dehidrasi. Selain itu, cukupi juga asupan cairan dengan minum air putih yang banyak atau minum larutan oralit. 
 
Jika diare berlangsung lama atau parah, segeralah periksakan diri ke dokter untuk memastikan penyebabnya dan mendapatkan penanganan yang sesuai.
 
 
7. Menurunkan Kadar Gula Darah 
 
Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa bunga telang mampu memperlambat penyerapan karbohidrat dan gula di saluran cerna. Meskipun penelitian ini masih terbatas pada hewan, bunga telang memang sudah sering digunakan sebagai obat tradisional untuk menurunkan gula darah dan mengatasi diabetes.
 
Penggunaan bunga telang untuk menurunkan kadar gula darah pada manusia masih perlu diteliti, agar efektivitas, dosis, maupun keamanannya bisa dipastikan. Jadi, penderita diabetes tetap dianjurkan untuk menjalani pengobatan dari dokter, membatasi konsumsi makanan atau minuman manis, dan rajin berolahraga secara rutinitas. 
 
8. Mencegah Pertumbuhan Sel Kanker
 
Bunga telang mengandung berbagai senyawa alami yang bersifat anti kanker, seperti quercetin, saponin, tanin, triterpenoid. Kandungan inilah yang membuat bunga telang diyakini dapat mencegah pertumbuhan sel kanker di dalam tubuh. 
 
 
Selain itu, bunga telang juga kaya akan zat antioksidan untuk melawan efek berbahaya dari radikal bebas, yang salah satunya adalah kanker.
 
Cara Mengonsumsi Bunga Telang
 
Bunga telang umumnya dikonsumsi dengan cara diolah menjadi teh herbal. Namun, kita tidak bisa langsung menyeduh bunga telang yang masih basah dan segar untuk dibuat menjadi bahan teh.
 
Bunga telang yang masih basah dan segar perlu kita lakukan penjemuran di atas terik matahari agar menjadi kering terlebih dahulu dan siap untuk diseduhkan menjadi teh.
 
 
Cara membuat teh bunga telang adalah sebagai berikut:
 
• Masukkan 3–5 helai bunga telang yang sudah dikeringkan ke dalam gelas.
• Seduhkan dengan dengan air panas, lalu aduk sampai air berubah warna menjadi biru. 
• Tunggu beberapa menit hingga suhunya menjadi hangat sebelum di minum.
 
Warna teh bunga telang yang khas membuat teh ini sering disebut juga sebagai ”teh biru”. Teh bunga telang sebenarnya dapat langsung dikonsumsi tanpa tambahan bahan apa pun. Namun, kita juga dapat menambahkan madu atau perasan jeruk lemon ke dalam seduhan teh ini agar rasanya semakin nikmat.

Editor: Nicolaus Ade
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore