Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 15 Mei 2024 | 21.59 WIB

5 Fakta dan Klaim Kesehatan Minyak Kelapa yang Dibongkar Oleh Penelitian, Ternyata Tidak Menurunkan Berat Badan

Minyak Kelapa (DesignUni-Freepik)

JawaPos.com - Kelapa telah menjadi makanan yang berharga di wilayah tropis selama ribuan tahun. Secara tradisional, kelapa dikonsumsi sebagai air kelapa, daging kelapa, atau santan.

Baru-baru ini, minyak kelapa menjadi sangat populer, terutama di kalangan selebriti, blogger, dan penggemar kesehatan.

Namun, bagaimana klaim kesehatan tentang minyak kelapa bertahan di bawah tinjauan ilmiah?

Dilansir dari sciencealert.com, berikut lima klaim populer manfaat kesehatan minyak kelapa yang terbongkar oleh penelitian:

1. Minyak Kelapa dan Penurunan Berat Badan

Banyak sumber online mengklaim bahwa minyak kelapa dapat membantu menurunkan berat badan, tetapi bukti ilmiah tidak mendukung hal ini.

Klaim ini sering kali menyamakan minyak kelapa dengan MCT (trigliserida rantai menengah), produk semi-sintetis yang dirancang untuk penggunaan medis. Berbeda dengan sebagian besar lemak, MCT diserap langsung ke dalam hati dan dapat digunakan lebih cepat untuk energi, yang mungkin membantu menurunkan berat badan.

Namun, minyak kelapa terutama yang mengandung asam laurat, dimetabolisme dengan cara berbeda dan tidak memiliki efek yang sama dengan MCT. Jadi, manfaat yang terlihat pada MCT tidak dapat diterapkan pada minyak kelapa.

2. Minyak Kelapa dan Penyakit Jantung

Klaim bahwa minyak kelapa mengurangi risiko penyakit jantung tidak didukung oleh studi ilmiah. Penelitian menunjukkan bahwa minyak kelapa meningkatkan kolesterol LDL (kolesterol jahat) lebih banyak daripada minyak nabati lainnya seperti minyak jagung atau safflower, meskipun sedikit lebih baik daripada mentega.

Diet tradisional yang tinggi kelapa, seperti yang diterapkan oleh penduduk Kepulauan Pasifik, menunjukkan tingkat penyakit jantung yang rendah, tetapi diet ini juga rendah lemak dan makanan olahan.

Diet modern, bahkan dengan konsumsi kelapa yang tinggi, tidak menawarkan efek perlindungan yang sama bahkan diet modern tinggi kelapa dikaitkan dengan tingkat obesitas, penyakit jantung, dan diabetes tipe 2 yang tinggi.

3. Sifat Antimikroba Minyak Kelapa

Beberapa klaim menyatakan minyak kelapa dapat membunuh bakteri, virus, dan jamur karena kandungan monolaurin, senyawa yang berasal dari asam laurat.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore