
Ilustrasi kolesterol tinggi dapat mengganggu aktivitas. (Freepik)
JawaPos.com - Menurut Kemenerian esehatan kolesterol merupakan senyawa lemak yang diproduksi oleh berbagai sel dalam tubuh, dan sekitar seperempat kolesterol yang dihasilkan dalam tubuh diproduksi oleh sel-sel hati.
Pada dasarnya tubuh membutuhkan kolesterol untuk tetap sehat.
Contoh makanan yang dapat memicu kolesterol tinggi karena mengandung lemak jenuh adalah gorengan, es krim, udang, keju, jeroan, daging olahan, kulit ayam, dan lain-lain.
Selain mengonsumsi makanan berlemak, sering mengonsumsi minuman atau makanan manis juga bisa menjadi penyebab kolesterol naik.
Menurunkan kolesterol bisa dilakukan dengan mengadopsi gaya hidup sehat dan pola makan yang tepat.
Berikut adalah beberapa makanan yang bisa membantu menurunkan kolesterol:
1. Serat: Makanan kaya serat seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian dapat membantu menurunkan kolesterol LDL (kolesterol jahat).
2. Ikan berlemak: Ikan seperti salmon, sarden, dan trout mengandung asam lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan jantung dan dapat membantu menurunkan kolesterol.
3. Minyak Zaitun: Mengganti lemak jenuh dengan lemak tak jenuh tunggal, seperti minyak zaitun, dapat membantu meningkatkan keseimbangan kolesterol dalam tubuh.
4. Kacang-kacangan: Kacang-kacangan seperti almond, kenari, dan kacang mete mengandung lemak sehat yang dapat membantu menurunkan kolesterol.
5. Oatmeal dan Gandum Utuh: Makanan tinggi serat seperti oatmeal dan produk gandum utuh membantu menurunkan kadar kolesterol LDL.
6. Sayuran Berdaun Hijau: Sayuran berdaun hijau seperti bayam, kale, dan brokoli mengandung banyak serat dan nutrisi penting lainnya yang dapat membantu menurunkan kolesterol.
7. Kedelai: Produk kedelai seperti tahu, tempe, dan susu kedelai mengandung isoflavon dan protein nabati yang dapat membantu menurunkan kolesterol.
8. Buah-buahan Beri: Buah-buahan beri seperti stroberi dan blueberry mengandung antioksidan yang dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dan menurunkan kolesterol.
Selain mengonsumsi makanan-makanan di atas, penting juga untuk mengurangi konsumsi makanan tinggi lemak jenuh, gula tambahan, dan makanan olahan yang dapat meningkatkan risiko kolesterol tinggi.
Jangan lupa untuk tetap aktif secara fisik dan mengelola stres untuk mendukung kesehatan secara keseluruhan.
Jika Anda memiliki kondisi medis tertentu atau sedang minum obat, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter Anda sebelum membuat perubahan besar dalam pola makan Anda.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
