Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 20 Maret 2024 | 00.32 WIB

Sering Mengelupasi Bibir? Bisa Jadi Tanda Cemas, Begini Kata Dokter

Kulit bibir kering dapat menyebabkan dermatilomania. - Image

Kulit bibir kering dapat menyebabkan dermatilomania.

JawaPos.Com - Mengelupasi kulit bibir biasanya dilakukan oleh seseorang pada saat mengalami bibir kering. N

amun siapa sangka bahwa mengelupasi kulit bibir juga ada penyebabnya menurut pandangan psikologi dan dokter.

Kebiasaan tersebut timbul karena beberapa faktor, seperti gangguan self-harm, kecemasan berlebihan, depresi, stres pasca trauma, gangguan kepribadian ambang, defisiensi zat besi, dan sebagainya.

Jika perilaku mengelupas kulit bibir dilakukan jangka panjang, serta menyebabkan kerusakan jaringan, kesedihan psikis, dan disfungsi organ tertentu, maka hal tersebut bisa digolongkan sebagai dermatilomania.

Dilansir dari website klikdokter.com, Dermatillomania merupakan gangguan eksoriasi, dimana kondisi ini berhubungan dengan OCD, yaitu kondisi yang tidak dapat menghentikan dirinya sendiri untuk melakukan tindakan tertentu.

Kondisi OCD ini pada umumnya dapat dipengaruhi oleh faktor genetik, jika orang tua mengalami Dermatillomania, maka kemungkinan anak juga kan mengalaminya.

Selain itu, menurut dr. Nadia Nurotul Fuadah dalam laman alodokter.com, Dermatillomania juga dapat disebabkan oleh beberapa faktor berikut;
• Kebosanan
• Stres atau kecemasan
• Emosi negatif, seperti rasa bersalah atau malu
• Kondisi kulit kronis, seperti jerawat dan eksim

Selain berpotensi menyebabkan luka dan pendarahan, kebiasaan mengelupasi bibir Anda juga berisiko tinggi menyebabkan iritasi, infeksi sekunder, hiperpigmentasi, dan efek samping lainnya.

Maka dari itu, untuk menjaga kesehatan kulit bibir. Lakukan dengan cara:
Minum air putih yang cukup

Rajin makan sayur dan buah-buahan yang mengandung kaya vitamin C dan E

Gunakan pelembab agar bibir tidak kering

Tidak merokok

Jangan lupa untuk menenangkan pikiran dan memperbanyak meditasi, agar kebiasaan itu dapat dihindari. Jika merasa sulit mengendalikan kebiasaan tersebut, maka disarankan untuk berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore