
Ilustrasi vitamin B6 yang terkandung dalam makanan sehari-hari./freepik/bralnina
JawaPos.com - Vitamin B6 atau juga disebut sebagai Pyridoxine, hadir secara alami dalam berbagai makanan serta dalam bentuk suplemen karena merupakan nutrisi larut dalam air.
Vitamin B6 berfungsi sebagai katalisator untuk lebih dari seratus enzim dalam tubuh yang dapat mendukung proses pemecahan protein, karbohidrat, dan lemak, serta menjaga tingkat homosistein agar tetap normal guna kesehatan jantung yang baik.
Selain menjaga kesehatan jantung, vitamin B6 juga mendukung kesehatan otak, sistem kekebalan tubuh, dan melindungi tubuh dari paparan polusi udara.
Peran vitamin B6 lainnya yakni termasuk produksi neurotransmiter dan hemoglobin, serta mendukung perkembangan otak selama kehamilan dan masa bayi.
Dengan begitu, penting untuk mendapatkan asupan vitamin B6 yang cukup setiap hari melalui asupan makanan, karena tubuh tidak menyimpan vitamin B6 ini dalam tubuh dan akan mengeluarkannya melalui urin.
Kekurangan vitamin B6 dapat mengakibatkan masalah kesehatan seperti neuropati perifer, anemia, kejang, depresi, kebingungan, dan melemahkan sistem kekebalan tubuh.
Efek kekurangan juga dapat memengaruhi kondisi kulit dan menyebabkan sindrom yang mirip seperti pellagra.
Kebutuhan harian seseorang akan vitamin B6 dipengaruhi oleh berbagai faktor, karena vitamin ini memiliki peran dalam beberapa aspek metabolisme tubuh. Adapun rekomendasi untuk asupan harian vitamin B6 yakni sebagai berikut.
● Bayi usia 0-6 bulan sebanyak 0,1 mg
● Bayi usia 7–12 bulan sebanyak 0,3 mg
● Anak usia 1–3 tahun sebanyak 0,5 mg
● Anak usia 4–8 tahun sebanyak 0,6 mg
● Anak usia 9–13 tahun sebnayak 1,0 m
● Usia 14–18 tahun sebanyak 1,2 mg
● Dewasa usia 19–50 tahun sebanyak 1,3 mg
● Usia 51+ tahun sebanyak 1,5 mg
● Wanita selama kehamilan sebanyak 1,9 mg
● Wanita selama menyusui sebanyak 2,0 mg
Untuk mendapatkan asupan vitamin B6 yang cukup dari makanan, Anda bisa mengonsumi makanan seperti hati sapi, tahu, tuna, salmon, dada ayam, kacang-kacangan, daging sapi, hingga buah-buahan seperti pisang dan juga semangka.
Namun, tahukah Anda seberapa banyak vitamin B6 yang terkandung dalam makanan sehari-hari? Dilansir dari National Institutes of Health Office of Dietary Supplements, berikut merupakan daftar vitamin B6 yang terkandung dalam makanan sehari-hari.
Dengan mengetahui hal ini, Anda akan mengetahui seberapa banyak asupan vitamin B6 yang Anda konsumsi dalam makanan sehari-hari.
Dengan begitu, Anda menjadi lebih tahu apakah asupan harian vitamin B6 Anda sudah mencukupi rekomendasi harian ataukah belum.
● Kacang Arab kaleng, sebanyak 1 cangkir mengandung vitamin B6 sebesar 1,1 mg
● Hati sapi, digoreng sebanyak 3 ons mengandung vitamin B6 sebesar 0,9 mg

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
