Ilustrasi makanan penurun kolesterol tinggi. (master1305/freepik)
JawaPos.com – Aneka takjil saat bulan Ramadhan memang menggoda lidah untuk dicicipi. Namun, bagi Anda yang memiliki kolesterol tinggi, sebaiknya hati-hati dalam mengosumsi makanan.
Diungkapkan dr. Saddam Ismail dalam video YouTube, ada beberapa makanan yang harus dihindari bagi penderita kolesterol tinggi, ada beberapa makanan yang sebaiknya dihindari. Seperti makanan yang digoreng, makanan yang mengandung lemak trans atau lemak jenuh, daging olahan, makanan cepat saji, dan makanan tinggi gula.
Untuk itu, saat berpuasa sangat penting untuk memilih makanan. Namun, jika Anda sudah terlanjur memakan makanan di atas, dr. Saddam Ismail membagikan 10 jenis makanan. Berikut ini 10 makanan yang dapat menurunkan kadar kolesterol tinggi. Makanan-makanan tersebut bisa dikonsumsi saat sahur dan berbuka puasa.
Alpukat adalah buah yang mengandung lemak tak jenuh tunggal, terutama asam oleat. Lemak tak jenuh tunggal telah terbukti dapat meningkatkan kadar kolesterol HDL (kolesterol baik) dan menurunkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat). Selain itu, alpukat juga mengandung serat, yang merupakan komponen penting dalam menjaga kesehatan jantung dan menurunkan kadar kolesterol. Alpukat juga mengandung fitosterol, yang memiliki struktur mirip dengan kolesterol. Fitosterol dapat bersaing dengan kolesterol untuk diserap oleh tubuh, sehingga mengurangi penyerapan kolesterol dari makanan. Dengan demikian, dengan mengkonsumsi alpukat dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL.
Bayam adalah salah satu jenis sayuran berdaun hijau yang kaya akan nutrisi, termasuk serat, antioksidan, dan senyawa lainnya yang dapat bermanfaat bagi kesehatan, termasuk dalam menurunkan kadar kolesterol. Bayam kaya akan berbagai nutrisi seperti magnesium, potassium, dan folat. Nutrisi-nutrisi ini berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah, serta mengatur metabolisme lipid dan kolesterol dalam tubuh.
Mengkonsumsi biji-bijian utuh secara teratur sebagai bagian dari pola makan yang sehat dan seimbang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL dan meningkatkan kesehatan jantung secara keseluruhan. Disarankan untuk memilih biji-bijian utuh sebagai sumber makanan daripada produk olahan yang mungkin mengandung tambahan gula, garam, atau lemak jenuh yang tidak sehat.
Ikan berlemak, seperti salmon, sarden, makarel, trout, dan tuna, merupakan sumber yang kaya akan asam lemak omega-3, terutama asam eicosapentaenoic (EPA) dan asam docosahexaenoic (DHA). Asam lemak omega-3 ini memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan, termasuk kemampuannya untuk membantu menurunkan kadar kolesterol.
Kacang-kacangan, seperti almond, kenari, kacang tanah, dan kacang merah, merupakan sumber nutrisi yang kaya akan lemak sehat, protein nabati, serat, serta antioksidan. Konsumsi kacang-kacangan secara teratur telah terbukti dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.
Buah berry, seperti blueberry, raspberry, dan stroberi, kaya akan serat, antioksidan, dan senyawa-senyawa lain yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.
Manfaat bawang putih dalam menurunkan kolesterol mungkin lebih efektif ketika dikonsumsi dalam bentuk mentah atau setelah dihancurkan (agar senyawa allicin aktif). Allicin telah diketahui memiliki efek menurunkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) dalam beberapa studi. Allicin diyakini dapat menghambat enzim yang terlibat dalam produksi kolesterol di hati, sehingga mengurangi produksi kolesterol dalam tubuh.
Namun, konsumsi bawang putih mentah dapat menyebabkan masalah pencernaan bagi beberapa orang. Bawang putih juga tersedia dalam bentuk suplemen, namun sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum mengkonsumsinya, terutama jika Anda sedang mengkonsumsi obat-obatan lain atau memiliki kondisi medis tertentu.
Tempe adalah makanan tradisional Indonesia yang terbuat dari kedelai yang difermentasi. Tempe kaya akan nutrisi, termasuk protein nabati, serat, vitamin, dan mineral. Konsumsi tempe secara teratur telah terkait dengan beberapa manfaat kesehatan, termasuk kemampuannya untuk membantu menurunkan kadar kolesterol.
Beras merah adalah jenis beras yang tidak mengalami penggilingan sehingga lapisan kulitnya (bran) yang kaya akan serat, vitamin, mineral, dan antioksidan tetap utuh. mengganti beras putih dengan beras merah dalam pola makan Anda secara teratur dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL dan meningkatkan kesehatan jantung secara keseluruhan. Selain itu, beras merah juga merupakan sumber karbohidrat kompleks yang baik, yang dapat membantu menjaga stabilitas kadar gula darah dan menjaga rasa kenyang lebih lama.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
