
Ilustrasi penderita sakit maag.
JawaPos.com – Puasa telah menjadi bagian penting dari praktik keagamaan dan budaya di seluruh dunia. Puasa merupakan kegiatan menahan makan dan minum selama kurang lebih 14 jam lamanya perhari. Selain aspek spiritual, puasa juga telah dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan, termasuk klaim bahwa itu dapat membantu menyembuhkan sakit maag. Namun, apakah klaim ini didukung oleh bukti ilmiah yang kuat, atau hanya berdasarkan pada kepercayaan yang telah tersebar luas?
Dilansir dari kanal YouTube SB30Health, dr. Hans, menjelaskan mengenai pengertian maag yang mana maag berasal dari bahasa Belanda “De-Maag” yang artinya lambung. Jadi, pada dasarnya semua manusia memiliki maag atau lambung. Sakit maag merupakan sekumpulan gejala yang terjadi di lambung yang memberikan simtem atau gejala yang berbeda.
Sakit maag memiliki berbagai jenis, diantaranya dispepsia (fungsional dan organik), gastritis atau radang pada lambung, GERD, peptic user yang disebabkan oleh parahnya gastritis, dll. Sakit maag hanya sebutan yang tidak spesifik merujuk kepada sakit lambung yang mana.
Dokter Hans menjelaskan bahwa puasa memiliki manfaat membantu penyembuhan luka pada lambung. Ketika berpuasa dan lambung tidak bekerja untuk mencerna makanan, maka lambung diberi kesempatan untuk menyembuhkan lukanya menggunakan sel-sel antibodi pada tubuh. Kemudian, puasa juga dapat reduce imflammation atau menurunkan peradangan yang disebabkan oleh respons alami tubuh terhadap infeksi atau iritasi di dalam tubuh, termasuk peradangan pada lambung.
Selain itu, puasa juga dapat meningkatkan stem cell atau sel yang belum menjadi sel-sel yang lebih spesifik. Stem cell merupakan sel-sel yang dibutuhkan oleh lambung untuk mengatasi peradangan pada lambung.
Puasa dapat memperbaiki kualitas asam lambung. Ketika lambung di beri jeda untuk tidak mencerna makanan saat puasa, maka kualitas asam lambung akan membaik, sesuai dengan pH yang seharusnya.
Untuk membantu proses penyembuhan sakit maag saat puasa, asupan makanan dan minuman pun perlu diperhatikan. Terdapat beberapa makanan dan minuman yang perlu dihindari ketika sahur dan berbuka puasa, diantaranya yaitu makanan yang tinggi karbohidrat, seperti nasi, roti, biji-bijian, dan sereal. Lalu kafein juga perlu dihindari, seperti kopi, teh, dan coklat. Selanjutnya, dairy product seperti susu, makanan pedas, serta buah golongan citrus seperti jeruk nipis dan lemon.
Selain menghindari beberapa makanan dan minuman, terdapat beberapa makanan dan minuman yang dianjurkan untuk dikonsumsi oleh penderita sakit maag, diantaranya yaitu sayuran hijau, daging merah, seafood yang mengandung vitamin D3, alpukat.
Jadi, faktanya orang yang merupakan penderita sakit maag sejatinya diperbolehkan bahkan dianjurkan berpuasa untuk membantu proses penyembuhan sakit maag tersebut dengan memperhatikan hal-hal yang telah dijelaskan di atas, dan tetap konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter sebelum melakukan puasa.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
