Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 24 Februari 2024 | 19.19 WIB

Suka Ngemil Kuaci? Ini 7 Manfaat Konsumsi Biji Bunga Matahari untuk Kesehatan Tubuh

ilustrasi biji bunga matahari. Sumber foto: Freepik - Image

ilustrasi biji bunga matahari. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com - Biji bunga matahari atau dikenal kuaci sebenarnya buah kecil dihasilkan dari kepala bunga matahari dan berwarna gelap yang cocok dijadikan camilan terbaik.

“Biji bunga matahari adalah permata nutrisi yang tersembunyi,” kata dietisien Rhyan Geiger, dikutip Real Simple, Sabtu (24/2).

Kuaci mengandung nutrisi makro dan mikro termasuk sejumlah besar protein, serat, lemak tak jenuh, vitamin E, zat besi, zinc, magnesium, tembaga, selenium, mangan, dan vitamin B seperti niasin, asam pantotenat, vitamin B6, dan folat, juga kaya akan senyawa tumbuhan flavonoid, tokoferol, dan asam fenolik.

Lantas, apa saja manfaat dari mengonsumsi biji bunga matahari?

1. Meningkatkan kesehatan jantung

“Karena tidak mengandung kolesterol apa pun dan menawarkan banyak serat, biji bunga matahari bermanfaat bagi kesehatan jantung jika memilih jenis tanpa garam,” jelas Geiger.

Memilih kuaci tanpa garam menjadi kunci untuk meraih manfaat ini karena jumlah natrium yang berlebihan dari garam dalam jangka waktu lama dapat berkontribusi pada peningkatan tekanan darah.

Sementara itu, serat larut dalam biji bunga matahari mengikat kolesterol makanan di usus kecil, membantu membuangnya dari tubuh alih-alih diserap ke dalam aliran darah dan berdampak negatif terhadap kadar kolesterol darah.

Tingginya kadar kolesterol dalam sirkulasi menyebabkan penumpukan plak di pembuluh darah dan arteri dikenal sebagai aterosklerosis.

“Biji bunga matahari juga mengandung lemak sehat tak jenuh disebut asam linoleat membantu meningkatkan relaksasi pembuluh darah dan menurunkan kolesterol,” tambah Geiger.

2. Mendukung kesehatan tiroid

Sebagai sumber selenium, kuaci meningkatkan kesehatan tiroid karena mineral ini terkonsentrasi di kelenjar tiroid.

Penelitian menunjukkan kadar selenium rendah meningkatkan risiko beberapa gangguan tiroid.

3. Mendorong kesehatan metabolik

Serat, protein, dan lemak sehat yang ditemukan dalam kuaci mendukung kesehatan metabolisme.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore