Iustrasi asam lambung rendah. (Freepik)
JawaPos.com – Kamu mungkin tak asing dengan masalah perut seperti refluks asam dan mulas yang terjadi karena terlalu banyak asam lambung. Namun, tahukah kamu jika asam lambung rendah juga bisa menjadi masalah?
Hal itu dikenal sebagai Hipoklorhidria atau kekurangan asam lambung khususnya asam klorida rendah (HCl) yang membantu membunuh bakteri dan bahan kimia berbahaya lainnya bisa memengaruhi sistem pencernaan dan kekebalan tubuh.
Hipoklorhidria menghambat proses pencernaan yang menyebabkan banyak gejala. Ketika seseorang berjuang dengan kondisi ini, mereka mungkin mengalami gangguan pencernaan, kembung, dan rasa tidak nyaman setelah makan karena ketidakmampuan tubuh untuk memecah makanan.
Baca Juga: Jangan Anggap Remeh! 5 Buah Ini Dapat Memicu Kenaikan Asam Lambung dengan Cepat dan Fatal
Selain itu, hal ini bahkan dapat menurunkan penyerapan nutrisi berpotensi mengakibatkan kekurangan vitamin dan mineral esensial. Seiring waktu, hipoklorhidria tidak diobati menyebabkan masalah kesehatan lebih serius seperti malnutrisi dan masalah pencernaan berdampak pada kesejahteraan dan kualitas hidup secara keseluruhan.
“Stres kronis diketahui mengganggu keseimbangan sekresi lambung dan mengurangi produksi asam lambung. Penyebab umum lainnya adalah seringnya penggunaan antasida dan proton pump inhibitors (PPI) untuk mengatasi refluks asam atau mulas,” kata dokter Manjusha Agarwal, dikutip dari Healthshots, Jumat (23/2).
Seiring bertambahnya usia, tubuh secara alami memproduksi lebih sedikit enzim dan asam pencernaan. Lalu, kesalahan pola makan seperti konsumsi alkohol berlebihan, kekurangan nutrisi, dan pola makan rendah protein juga bisa memengaruhinya.
Meskipun asam lambung sangat penting untuk memecah makanan, membantu penyerapan nutrisi, dan melindungi dari bakteri berbahaya, kadar asam lambung rendah tidak mencukupi dapat mengganggu proses ini. Berikut 5 tanda hipoklorhidria yang perlu diketahui:
1. Gangguan pencernaan
Hipoklorhidria menyebabkan gejala gangguan pencernaan seperti kembung, gas, dan rasa tidak nyaman setelah makan. Hal ini terjadi karena sulitnya memecah makanan tanpa asam lambung yang cukup menjadikan makanan bertahan lebih lama di lambung memicu gangguan pencernaan.
2. Sering bersendawa
Saat perut kesulitan mencerna makanan, perut akan menghasilkan gas berlebih menyebabkan seringnya bersendawa.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
