
Ilustrasi Vitamin B12. Vitamin B12 adalah salah satu jenis vitamin yang sangat penting bagi tubuh.
JawaPos.com - Vitamin memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan, salah satunya yakni vitamin B12.
Vitamin B12 merupakan nutrisi penting yang harus disertakan dalam pola makan Anda.
Meskipun tubuh tidak dapat menghasilkannya sendiri, tak perlu khawatir karena vitamin B12 dapat ditemukan dalam berbagai makanan, termasuk produk hewani seperti daging, produk susu, makanan laut (seafood), hingga suplemen.
Fungsi utama vitamin B12 yakni dapat mendukung sistem saraf dan pembentukan sel darah merah.
Sifatnya yang mudah larut dalam air, menjadikan vitamin B12 mudah diserap oleh tubuh serta dapat membantu dalam produksi DNA.
Tak hanya itu saja, vitamin B12 juga berperan dalam meningkatkan energi dan mempercepat metabolisme.
Dilansir dari Times of India pada Kamis (22/2), kekurangan Vitamin B12 bisa terjadi jika Anda tidak mengkonsumsi cukup suplemen atau makanan yang mengandung vitamin B12.
Ada banyak gejala yang bisa mengindikasikan bahwa tubuh kekurangan nutrisi penting ini.
Beberapa di antaranya ialah, kelelahan, mudah tersinggung, warna kuning pucat pada kulit, masalah penglihatan, kehilangan ingatan, sensasi seperti ditusuk-tusuk atau kesemutan, kehilangan koordinasi fisik, hingga kerusakan pada bagian-bagian sistem saraf.
Jika Anda merasakan hal tersebut, disarankan untuk mengonsumsi vitamin B12 yang bisa didapatkan dari suplemen maupun asupan makanan.
Lalu, berapakah dosis yang tepat untuk mengkonsumsi vitamin B12?
Mengetahui dosis yang tepat dari vitamin B12 sangat penting untuk menjaga kesehatan yang optimal.
Dengan mengikuti rekomendasi dari The National Institutes of Health of Dietary Supplements, kita dapat memastikan bahwa tubuh mendapatkan asupan vitamin B12 yang cukup tanpa risiko kekurangan atau kelebihan yang dapat menimbulkan defisiensi maupun efek samping.
The National Institutes of Health of Dietary Supplements merekomendasikan untuk usia 14 tahun ke atas, dosis harian yang tepat yakni sebesar 2,4 mikrogram (mcg).
Bagi wanita hamil, dianjurkan untuk meningkatkan dosis menjadi 2,6 mcg setiap hari, sementara wanita yang menyusui disarankan mengonsumsi 2,8 mcg per hari.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
