Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 19 Februari 2024 | 20.20 WIB

Latihan Pernapasan DSB: Solusi Sederhana untuk Menurunkan Risiko Demensia yang Bisa Dilakukan di Mana Saja dan Kapan Saja

Ilustrasi orang tua sedang bermeditasi dan mengatur ritme pernapasan./Freepik - Image

Ilustrasi orang tua sedang bermeditasi dan mengatur ritme pernapasan./Freepik

JawaPos.com – Demensia adalah salah satu tantangan kesehatan terbesar di era modern ini.

Jumlah orang yang menderita demensia terus meningkat, dan belum ada obat yang pasti untuk mengatasinya.

Oleh karena itu, para peneliti terus mencari cara untuk mencegah atau memperlambat perkembangan demensia.

Salah satu cara yang menarik dan mudah dilakukan adalah dengan melakukan latihan pernapasan sederhana yang disebut DSB (Diaphragmatic Slow Breathing).

Latihan ini diklaim bisa menurunkan kadar peptida beta amiloid, yaitu protein yang berkaitan dengan penyakit Alzheimer, salah satu jenis demensia.

Bagaimana cara melakukan latihan DSB ini? Apa saja manfaatnya bagi kesehatan otak? Dan apa saja tips untuk melakukannya dengan benar? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini yang dilansir dari Gbnews, Senin (19/2).

Apa Itu DSB atau Diaphragmatic Slow Breathing?

DSB adalah singkatan dari Diaphragmatic Slow Breathing, yaitu latihan pernapasan lambat yang melibatkan diafragma, yaitu otot besar yang memisahkan rongga dada dan perut.

Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pertukaran oksigen dan karbon dioksida di paru-paru, serta merangsang sistem saraf parasimpatis, yaitu bagian dari sistem saraf yang bertanggung jawab untuk relaksasi dan pemulihan.

Latihan DSB ini sebenarnya bukan hal baru. Latihan ini sudah lama dipraktikkan dalam berbagai tradisi, seperti yoga, meditasi, dan tai chi. Namun, baru-baru ini, latihan ini mendapat perhatian dari para peneliti karena diduga bisa menurunkan risiko demensia.

Bagaimana Cara Melakukan DSB?

Cara melakukan DSB cukup sederhana. Anda hanya perlu mengikuti langkah-langkah berikut ini:

1. Posisikan tubuh Anda dengan nyaman, baik duduk, berbaring, atau berdiri. Pastikan punggung Anda lurus dan bahu Anda rileks.

2. Tarik napas dalam-dalam melalui hidung, sambil memperhatikan perut Anda mengembang. Usahakan untuk tidak mengangkat dada atau bahu Anda saat menarik napas.

3. Tahan napas selama beberapa detik, sesuai dengan kemampuan Anda.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore