
Ilustrasi Ginjal (freepik/pch.vector)
JawaPos.com - Ginjal bekerja mengatur keseimbangan cairan tubuh, elektrolit dan asam basa serta mengeluarkan sisa metabolisme tubuh (urea, kreatinin dan asam urat) dan zat kimia asing dengan cara menyaring darah yang melalui ginjal, mereabsorbsi air dan zat-zat tubuh yang dibutuhkan kembali.
Serta mensekresi kelebihannya sebagai urin Penyakit ginjal kronik adalah kerusakan ginjal yang terjadi setidaknya selama 3 bulan atau lebih.
Kerusakan ditandai dengan penurunan fungsi ginjal dan/atau gangguan struktur pada ginjal. Laju filtrasi glomerulus (LFG) dibawah 60 mL/min/1.73 m2 menunjukan telah terjadi penyakit ginjal kronik.
Prevalensi penyakit ginjal kronik (PGK) semakin meningkat, pada tahun 2040 diproyeksikan jika PGK menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia.
Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 didapatkan prevalensi Penyakit Ginjal Kronik di Indonesia sebesar 0,5%.
Penyebab kerusakan ginjal pada PGK adalah multifaktorial dan kerusakannya bersifat ireversibel.
Berdasarkan penelitian ini didapatkan sebagian besar penderita PGK di Indonesia berjenis kelamin perempuan (60,3%) dan obesitas (25,4%). Komorbid tersering didapatkan yaitu hipertensi (40,8%) dan Diabetes Melitus (3,3%).2 Jika mencapai tahap akhir stadium PGK, penderita PGK akan memerlukan dialisis (cuci darah) dan transplantasi ginjal.
Dikutip dari National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases, berikut beberapa upaya pencegahan dan penanganan risiko penyakit ginjal kronik.
1. Buatlah pilihan makanan sehat
Pilihlah makanan yang sehat untuk jantung dan seluruh tubuh, seperti buah-buahan segar, sayuran segar atau beku, biji-bijian, dan produk susu rendah lemak atau bebas lemak.
Makan makanan sehat, dan kurangi garam dan gula tambahan. Targetkan asupan natrium kurang dari 2.300 miligram setiap hari. Usahakan kurang dari 10 persen kalori harian berasal dari tambahan gula.
Tips untuk membuat pilihan makanan sehat:
- Masak dengan campuran bumbu sebagai pengganti garam.
- Pilih topping sayuran seperti bayam, brokoli, dan paprika untuk pizza.
- Cobalah memanggang atau memanggang daging, ayam, dan ikan daripada menggoreng.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
