5 Fakta Menarik Golongan Darah O dari Sisi Medis (pexel)
JawaPos.com - Sudah sejak lama golongan darah menjadi salah satu topik menarik untuk dikulik dalam sisi medis. Hal itu ditunjukkan dari banyaknya penelitian yang mengungkapkan hubungan golongan darah dengan penyakit ataupun kepribadian.
Salah satunya seperti penelitian yang dilakukan di Universitas Sheffield. Dalam penelitian yang dilansir dari psychologytoday.com tersebut, Ahli saraf menemukan bahwa golongan darah seseorang dapat memengaruhi volume Gray Matter di otak.
Untuk diketahui, Gray Matter ini merupakan bagian dari otak manusia yang memiliki peran penting dalam memproses penerimaan informasi dan ingatan. Semakin tinggi kadar Gray Matter, maka semakin tinggi juga kemampuan daya ingat seseorang.
Secara tidak langsung, Gray Matter ini juga ada kaitannya dengan penyakit demensia dan penyakit Alzheimer. Kedua penyakit tersebut berkaitan dengan lemahnya kemampuan daya ingat seseorang.
Diketahui, penelitian tersebut dilakukan pada bulan Juni 2015, dengan hipotesis 'Golongan Darah O Berhubungan dengan Volume Gray Matter yang Lebih Besar di Otak Kecil'.
Dalam penelitian tersebut, para peneliti menemukan fakta bahwa orang dengan golongan darah O memiliki lebih banyak Gray Matter di bagian posterior otak kecil, yang dapat melindungi mereka dari penyakit Alzheimer.
Sementara, pada orang dewasa yang memiliki golongan darah O, volume Gray Matter mereka kadarnya lebih besar lagi. Gray Matter ini terletak di dua kelompok simetris di bagian ventral posterior otak kecil.
Menariknya, ketika para peneliti membandingkan hasil tersebut dengan mereka yang bergolongan darah A, B atau AB, mereka menemukan volume Gray Matter yang lebih kecil daripada orang dengan golongan darah O.
Penelitian lainnya yang dilakukan oleh para ahli dari Harvard Medical School, melaporkan bahwa orang yang berusia di atas 45 tahun dengan golongan darah AB, sebanyak 82 persennya mengalami gangguan kemampuan berpikir dibandingkan mereka yang bergolongan darah O.
Adapun penelitian yang baru-baru ini dilakukan oleh para peneliti dari Universitas Stanford. Mereka menemukan adanya hubungan antara otak kecil dengan kreativitas dan proses kreatif. Temuan baru dari Universitas Sheffield sebelumnya juga turut digunakan dalam penelitian ini.
Meskipun berbagai penelitian menunjukkan orang dengan golongan darah O memiliki kemampuan mengingat yang tinggi, tidak serta merta membuat pemilik golongan darah lainnya memiliki kemampuan daya ingat yang lemah.
Baca Juga: Hasil Liga 1: Skor 0-0, Persebaya Surabaya Kesulitan Keluar dari Pressing Tinggi Bhayangkara FC
Sebab, tak sedikit juga penelitian yang menunjukkan bahwa terdapat beberapa cara dan usaha yang efektif untuk meningkatkan kemampuan daya ingat seseorang meskipun mereka bukan dari kelompok orang yang memiliki golongan darah O. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
