
Teh Hibiscus(Rosela)/ Image by azerbaijan_stockers on freepik
JawaPos.com – Konsumsi teh sejak dahulu sudah dipercaya memberikan banyak manfaat pada kesehatan. Namun, sebagaimana pepatah ‘apapun yang berlebihan tidaklah baik’, begitu pula ini berlaku dalam rutinitas minum teh sehari-hari.
Dilansir dari Health Utah University, Kamis (1/2), minum teh baik untuk kesehatan Anda. Teh dapat menurunkan risiko kanker, mendorong penurunan berat badan, dan penelitian terbaru menunjukkan teh dapat membantu menurunkan tekanan darah.
Seorang pria di Arkansas membuka fakta baru terkait efek teh pada tubuh manusia. Pada Mei (2014), seorang pria berusia 56 tahun tiba di Sistem Perawatan Kesehatan Veteran Central Arkansas, mengeluh kelemahan, kelelahan dan nyeri tubuh.
Dokter menemukan bahwa ginjalnya gagal berfungsi. Dia dirujuk untuk menjalani dialisis. Setelah menanyai pasien tersebut, mereka mengetahui bahwa dia minum 16 gelas es teh berukuran 8 ons setiap hari, atau total sekitar 1 galon.
“Es teh penuh dengan asam oksalat, yang jika dikonsumsi berlebihan, akan mengendap di ginjal dan mengganggu kerja pembuangan limbah dari darah,” kata Scott Youngquist, MD, seorang dokter darurat di Universitas Kesehatan Utah.
Youngquist berkata, “pasien ini minum 16 gelas es teh berukuran 8 ons per hari untuk jangka waktu yang tidak diketahui. Hal ini menciptakan asam oksalat yang tidak dapat ditangani oleh ginjalnya, sehingga menyebabkan gagal ginjal.”
Teh hitam kaya akan oksalat, senyawa yang ditemukan secara alami di banyak makanan. Terlalu banyak juga bisa menyebabkan batu ginjal.
Pria tersebut kemungkinan mengonsumsi 1.500 miligram senyawa tersebut setiap hari. Sebagai perbandingan, rata-rata orang mengkonsumsi antara 150 dan 500 miligram oksalat setiap hari.
Gagal ginjal semacam ini juga dilaporkan terjadi karena konsumsi buah belimbing, buah mentimun, rhubarb, dan kacang tanah secara berlebihan, kata Youngquist.
Dilansir dari Renal Tracker, terdapat beberapa tips dalam mengkonsumsi teh sebagai minuman ramah ginjal dalam keseharian kita:
1. Tetap Terhidrasi
Teh dapat diperhitungkan dalam asupan cairan harian kita, tetapi pastikan untuk memantau konsumsi cairan kita secara keseluruhan dan ikuti rekomendasi penyedia layanan kesehatan.
2. Batasi Kafein
Meskipun teh seperti teh hijau umumnya mengandung kadar kafein yang lebih rendah dibandingkan kopi, penting untuk memperhatikan asupan kafein kita. Kafein yang berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah dan berpotensi menimbulkan efek negatif pada ginjal kita.
3. Personalisasikan Pilihan Teh

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
