Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 2 September 2022 | 15.36 WIB

Diawali Sulit Buang Air Kecil, Gejala Kanker Prostat dan Pengobatannya

Ilustrasi kanker prostat. (Medscape) - Image

Ilustrasi kanker prostat. (Medscape)

JawaPos.com - Salah satu penyakit kanker adalah kanker prostat dan terjadi pada pria. Umumnya, gejala awalnya ditandai sulit buang air kecil dan terdapat darah di dalam urine. Kanker prostat merupakan kanker pada pria yang berkembang di dalam kelenjar prostat (kelenjar yang turut berperan dalam pembentukan cairan ejakulasi) yang umumnya ditandai dengan gangguan buang air kecil.

Dokter Spesialis Urologi RSU Bunda Jakarta dr. Sigit Sholichin, Sp.U, FICRS, mengatakan beberapa kanker prostat tumbuh dan menyebar dengan cepat, tetapi kebanyakan tumbuh dengan lambat. Dalam banyak kasus, kadang pasien dan dokter tidak mengetahui bahwa pasien tersebut mengidap kanker prostat. Kanker prostat yang terdeteksi sejak dini memiliki peluang terbaik untuk angka harapan hidup.

"Strategi pengobatan terintegrasi, yang menggabungkan terapi lokal dan sistemik, dapat bemanfaat dalam penanganan kanker prostat. Deteksi dini itu penting," katanya dalam webinar, Kamis (1/9).

Menurutnya dengan semakin meningkatnya angka harapan hidup pria, maka muncul masalah yang berkaitan dengan Aging Male Process. Tantangan yang dihadapi adalah bagaimana kualitas hidup tetap baik dalam usia yang semakin tua.

Gangguan prostat merupakan salah satu gangguan terbanyak di bidang urologi yang terjadi pada pria dalam fase ini. Sebagian besar berupa pembesaran prostat bersifat jinak atau Benign Prostate Hyperplasia (BPH) yang tidak mengancam nyawa tapi cukup mengganggu kualitas hidup pasien.

"Di lain pihak, meskipun tidak sebanyak pembesaran prostat jinak, pembesaran prostat yang bersifat ganas atau kanker prostat harus lebih diwaspadai. Bulan September telah dicanangkan sebagai Prostate Cancer Awareness Month di seluruh dunia," ungkapnya.

Gejala Kanker Prostat
Umumnya tidak menimbulkan tanda atau gejala pada tahap awal. Kanker prostat yang lebih lanjut dapat menyebabkan tanda dan gejala seperti :
- Kesulitan buang air kecil
- Kekuatan menurun dalam aliran pancaran urin
- Darah dalam urin
- Darah di air mani
- Sakit tulang
- Menurunkan berat badan tanpa diketahui penyebabnya
- Disfungsi ereksi

Faktor Risiko
Faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko kanker prostat meliputi:
- Usia yang semakin tua
- Ras
- Sejarah keluarga
- Obesitas
- Diet dan gaya hidup
- Mutasi genetik

Pengobatan
Ada beberapa jenis pengobatan yang dapat dilakukan. Jenis pengobatan tersebut meliputi:

1. Operasi prostat
Operasi prostat dilakukan dengan cara mengangkat seluruh kelenjar prostat dan atau kelenjar getah bening di sekitarnya yang telah terkena sel kanker.

2. Radioterapi atau terapi radiasi
Radioterapi dilakukan sebagai awal atau setelah operasi. Terapi ini juga dilakukan untuk meredakan gejala dan menghambat perkembangan kanker pada penderita kanker prostat stadium lanjut.

3. Terapi Hormon
Terapi hormon dapat dilakukan sebelum atau setelah radioterapi

4. Kemoterapi
Menggunakan obat-obatan untuk menghilangkan sel kanker yang bersifat agresif.

5. Robotik radikal prostatektomi
Merupakan operasi yang dilakukan dengan menggunakan teknologi terkini didesain untuk membantu dokter melakukan tindakan yang akurat dan operasi minal invasif. Operasi robotik memungkinkan dokter melakukan tindakan yang sulit dengan hanya pembukaan/sayatan yang kecil.

6. Laparoskopi
Laparoskopi atau operasi lubang kunci adalah prosedur bedah minimal invasif yang dilakukan dengan membuat sayatan kecil di dinding perut.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore