Ilustrasi kandungan vitamin C di dalam sayur dan buah yang baik untuk kulit.
JawaPos.Com - Vitamin C merupakan, kandungan nutrisi yang larut dalam air dan penting untuk banyak fungsi tubuh, termasuk sistem kekebalan tubuh, penyerapan zat besi, dan produksi kolagen.
Namun sayangnya, tubuh manusia tidak bisa memproduksi vitamin C secara mandiri, oleh karenanya harus di ditambahkan dengan makanan atau suplemen.
Akan tetapi perlu dingat pula, bahwa vitamin C yang berlebihan tidak baik untuk kesehatan dan bisa memicu batu ginjal.
Lantas berapakah takaran vitamin C yang dibutuhkan tubuh manusia setiap harinya?
"Vitamin C berdasarkan beberapa data, dinyatakan kalau konsumsi terlalu banyak akan berisiko batu ginjal. Maka jangan dikonsumsi secara berlebihan," kata Medical Senior Manager Kalbe Consumer Health, dr. Helmin Agustina Silalahi dikutip JawaPos.com dari Antara pada Minggu (28/1).
Itu sebabnya vitamin C harus dikonsumsi sesuai aturan pakai atau dosis yang tercantum di kemasan produk.
"Vitamin C adalah salah satu vitamin yang larut dalam air, artinya akan diabsorbsi dalam tubuh kita, dan kalau sisa akan dibuang. Tapi ada vitamin C terbaru, dengan tambahan asam askorbat, bioflavonoid, dan asam lemak," katanya.
Lebih lanjut dia menjelaskan tidak semua vitamin C yang terserap dalam tubuh akan dibuang melalui urin. Itu sebabnya konsumsi vitamin C tidak perlu terus-menerus.
"Tubuh kita kan kebanyakan selnya ada lemaknya. Jadi sesuatu kalau ada fat-nya akan terserap dan diikat oleh lemaknya. Kalau vitamin C ini, karena tertahan dalam tubuh kita, maka tidak perlu khawatir, selanjutnya nggak perlu langsung minum lagi dan lagi," kata dia.
PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) merilis produk vitamin C yang memiliki kandungan asam askorbat, bioflavonoid, dan asam lemak: H2 Pureway C Plus.
Brand Manager H2 Health and Happiness, Henrietta Chrissel mengatakan H2 Pureway C Plus merupakan kombinasi antara Pureway C, vitamin D3, zinc, vitamin E, dan selenium.
"Fungsi selenium itu sebagai antioksidan untuk menangkal radikal bebas, menurunkan risiko terkena infeksi. Jadi keseluruhan komsosisinya bekerja sama untuk menjaga daya tahan tubuh secara optimal," kata Henrietta.
"Secara umum, selenium sudah sangat dikenal sebagai antioksidan. Apalagi kita sedang berada di kondisi menakutkan yang memicu berbagai penyakit. Dengan adanya selenium dan vitamin D, kita butuh untuk lebih percaya diri beraktivitas di tengah pandemi, apalagi saat puasa," kata dr. Helmin menambahkan.
H2 Pureway C Plus baik dikonsumsi selama puasa, yakni setelah sahur, untuk memperkuat daya tahan tubuh menjalankan satu hari tanpa makan.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
