Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 14 Agustus 2022 | 19.31 WIB

Ketahui Efek Kafein dalam Kopi Terkait Detak Jantung dan Gula Darah

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Kafein umumnya ditemukan dalam kopi, teh, hingga minuman berenergi. Dengan adanya kafein, seseorang dapat terjaga karena berfungsi sebagai pembangkit energi atau mood booster.

Menurut sebuah studi tahun 2014 yang diterbitkan dalam Food and Chemical Toxicology, kafein ditemukan dalam tanaman, seperti biji kopi dan daun teh. Kafein juga dapat ditambahkan ke beberapa obat, seperti penghilang rasa sakit menurut penelitian University of Michigan seperti dilansir dari Health Digest, Minggu (14/8).

Kafein memiliki beberapa manfaat kesehatan yang mungkin membuat seseorang lebih mudah menikmati secangkir kopi di pagi hari. Beberapa hal positif dari kandungan kafein baik untuk kesehatan.

Apa Saja Pengaruh Positif Kafein?

Pada gula darah, kafein memberi dorongan energi. Hal itu terkait dengan risiko diabetes tipe 2 yang lebih rendah.
Kafein juga melindungi terhadap kondisi, seperti penyakit Alzheimer dan penyakit Parkinson, dan terkait dengan penurunan risiko depresi menurut Healthline.

Pengaruh Negatif Kafein?

Kafein juga dapat meningkatkan asam lambung dan kadar gula darah, serta menyebabkan pusing dan kecemasan. Terlalu banyak kafein dapat menyebabkan kurang tidur dan tremor, dan mungkin tidak baik untuk detak jantung seperti penelitian yang dilakukan University of Michigan.

Hati-hati, Terutama yang Memiliki Penyakit Jantung

Begitu mengonsumsi kafein, kafein memasuki aliran darah dan merangsang sistem saraf. Kondisi ini merangsang sel-sel di jantung yang menyebabkan detak jantung meningkat, yang pada gilirannya meningkatkan aliran darah.

Kondisi ini juga menyebabkan peningkatan gula darah, produksi urine, dan suhu tubuh. Saat mengonsumsi kafein, detak jantung kita bisa naik 3 kali per menit segera setelah 15 menit kemudian, dan bisa memakan waktu hingga enam jam bagi tubuh untuk mengeluarkan kafein melalui urin.

Kesimpulan

Kesimpulannya, kafein bisa berdampak negatif bagi mereka yang memiliki penyakit jantung, karena meningkatkan detak jantung dan tekanan darah. Namun, jika Anda tidak memiliki masalah jantung, mengonsumsi kafein dalam jumlah sedang secara teratur tidak akan mengubah ritme jantung dan menyebabkan ketidakteraturan, asal jangan berlebihan.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore