Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 4 April 2022 | 05.40 WIB

Varian XE Gabungan Omicron, Gejalanya Pilek Hingga Hilang Penciuman

Ilustrasi virus. Penyakit infeksi emerging tidak hanya berpengaruh pada kesehatan masyarakat umum, tetapi juga berdampak pada aspek sosial maupun ekonomi. - Image

Ilustrasi virus. Penyakit infeksi emerging tidak hanya berpengaruh pada kesehatan masyarakat umum, tetapi juga berdampak pada aspek sosial maupun ekonomi.

JawaPos.com - Varian Covid-19 Omicron ternyata membentuk gabungan baru menjadi varian terbaru bernama varian XE. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah mengonfirmasi hal ini. Varian terbaru ini dilaporkan di Inggris dan lebih menular 10 persen daripada varian Omicron asli.

Omicron XE adalah strain rekombinan atau gabungan dari Coronavirus, BA.1 dan BA.2. Menurut laporan, varian baru 10 persen lebih mudah menular daripada subvarian BA.2, yang sudah paling menular.

Para ilmuwan telah memperingatkan bahwa itu bisa menjadi jenis yang dominan dalam waktu dekat karena penularannya yang tinggi. Laporan terbaru dari WHO, dikeluarkan pada 31 Maret 2022.

"Rekombinan XE (BA.1 dan BA.2), pertama kali terdeteksi di Inggris pada 19 Januari dan kurang dari 600 sekuens telah dilaporkan. Perkiraan awal menunjukkan penularannya sebesar 10 persen lebih menular dibandingkan dengan BA.2, namun temuan ini memerlukan konfirmasi lebih lanjut," tegas WHO seperti dilansir dari Express.co.uk, Minggu (3/4).

Namun, badan kesehatan global mencatat ada perbedaan signifikan dalam transmisi dan karakteristik penyakit, termasuk tingkat keparahan.

Jadi, gejala apa yang harus diwaspadai? Bagaimana gejalanya?

Karena strain baru masih dalam pengawasan ketat, tidak banyak yang diketahui. Laporan WHO menyatakan WHO terus memantau dan menilai dengan cermat risiko kesehatan masyarakat yang terkait dengan varian rekombinan, di samping varian SARS-CoV-2 lainnya, dan akan memberikan pembaruan saat bukti lebih lanjut tersedia.

Namun, mengingat bahwa ini adalah mutasi dari dua galur Omicron, banyak dari gejala yang mungkin serupa dengan varian sebelumnya. Seorang dokter penyakit dalam di Johns Hopkins Bayview Medical Center di Baltimore yang mengepalai Dewan Penyakit Menular dari American Board of Internal Medicine, dr. Erica Johnson mengatakan gejala varian baru itu mirip dengan sebelumnya.

"Sangat mirip dengan Omicron asli," tegasnya.

Lalu apa saja gejala varian XE? Gejala utama infeksi BA.1 dan BA.2 jika ringan adalah batuk, demam, kelelahan, dan kemungkinan hilangnya rasa atau penciuman. Beberapa pasien juga mencatat pilek, masalah pencernaan, sakit kepala dan ruam kulit. Oleh karena itu, banyak orang mungkin salah mengira infeksi Covid-19 sebagai pilek.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore