
Seorang pasien Covid-19 dipindahkan dari puskesmas. Alfian Rizal/JawaPos
JawaPos.com - Tim peneliti Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia- RS Cipto Mangunkusumo (FKUI-RSCM) menemukan sistim skoring atau penentuan indikasi untuk menilai kondisi pasien Covid-19 saat dirawat di RS. Hal itu untuk menentukan prioritas kebutuhan layanan kesehatan pada pasien rawat inap.
Tim multidisiplin dari Indonesia berusaha menyusun sendiri sistem skor prognostik (kondisi) yang lebih ‘bersahabat’ bagi layanan kesehatan di Indonesia. Tim peneliti dari FKUI-RSCM, yang merupakan kolaborasi dari ahli epidemiologi klinik, dokter spesialis paru, dokter spesialis penyakit dalam serta dokter spesialis telinga, hidung, tenggorokan dan kepala-leher (THT-KL) yang berasal dari RSCM, RSUD Cengkareng, RS Islam. Penelitian tersebut berhasil dipublikasikan dalam jurnal Acta Medica Indonesiana pada bulan Oktober 2021 silam.
Sebagai landasan untuk merancang skor tersebut, para dokter dalam tim telah berhasil mengumpulkan sebanyak 1048 data pasien yang tersebar di lima rumah sakit rujukan Covid-19 di Jakarta. Dari data-data pasien tersebut, tim peneliti berusaha mencari faktor-faktor apa saja yang paling besar pengaruhnya dalam menaikkan risiko kematian pada pasien Covid-19.
Faktor-faktor tersebut didapatkan melalui wawancara pasien (anamnesis), pemeriksaan fisik dan pemeriksaan laboratorium khusus.Pemeriksaan yang dilakukan pun relatif praktis dan tidak memerlukan fasilitas yang terlalu canggih. Untuk selanjutnya, sistem skor prognostik baru ini diharapkan mampu diterapkan dalam skala yang lebih luas.
"Skor ini sudah didesain sedemikian rupa agar tetap bisa dilakukan di fasilitas kesehatan yang terbatas sekalipun," kata Dekan FKUI Prof Ari Fahrial Syam kepada JawaPos.com, Selasa (15/2).
Cukup dengan anamnesis, pemeriksaan fisik dan tes darah sederhana, para tenaga kesehatan di lapangan sudah mampu membagi pasien Covid-19 berdasarkan peluang terjadinya kematian selama rawat inap. Dengan demikian, penentuan prioritas layanan kesehatan juga diharapkan akan semakin optimal.
4 Tingkatan Kondisi Pasien Covid-19
Sementara itu menurut Satgas Covid-19 terdapat empat tingkatan kondisi pasien Covid-19. Dengan mengetahui tingkatan keparahan pasien, dapat menjadi penentu keputusan apakah pasien perlu dirawat di RS atau tidak.
OTG
Pada OTG, tidak ditemukan adanya gejala klinis pada orang positif Covid-19. Dalam hal ini, testing satu-satunya cara memastikannya. Untuk tingkatan ini, disarankan berkala bagi masyarakat dengan mobilitas dan interaksi tinggi dengan orang lain. Dan yang terpenting, jika merasa sehat tetap harus disiplin protokol kesehatan.
Gejala Ringan
Ada gejala ringan tanpa sesak napas atau penurunan saturasi oksigen. Biasanya dapat ditemukan gejala salah satu atau lebih seperti demam, batuk, kelelahan, nyeri otot, sakit kepala, diare, mual, muntah, tidak mampu mencium bau, serta lidah tidak mampu merasakan makanan.
Gejala Sedang
Gejala sedang yaitu yang bergejala disertai sesak napas dan napas cepat, namun saturasi oksigennya masih berada diatas 93 persen.
Gejala Berat
Pada gejala berat, orang yang terkonfirmasi positif mengalami sesak napas, napas cepat, dan ditambah minimal salah satu dari gejala seperti frekuensi napas lebih dari 30 kali per menit, gangguan pernapasan berat, dan saturasi oksigen kurang dari 93 persen.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
