Ilustrasi pengecekan tekanan darah, mengecek tekanan darah sangat penting untuk menghindari resiko hipertensi. (Istimewa)
JawaPos.com - Darah tinggi atau hipertensi memang masih jadi salah satu penyakit yang diderita masyarakat. Selain faktor genetik, gaya hidup tak sehat juga menjadi sebab darah tinggi menjadi tak terkendali.
Dilansir dari laman WHO, Kamis (4/1), tekanan darah tinggi atau hipertensi terjadi ketika tekanan dalam pembuluh darah melebihi batas normal, yaitu 140/90 mmHg atau lebih tinggi.
Namun sayangnya, sebagian besar penderita darah tinggi atau hipertensi hipertensi tidak merasakan adanya gejala. Umumnya, gejala yang dirasakan antara lain Sakit kepala parah, Nyeri dada, Pusing, Kesulitan bernafas, Mual muntah, Perubahan penglihatan, Kecemasan, Kebingungan, Dengung di telinga, Mimisan, dan Irama jantung yang tidak normal.
Kondisi ini dapat menjadi serius jika tidak diatasi. Sehingga identifikasi hipertensi diperlukan dan dapat dilakukan melalui pemeriksaan tekanan darah.
Beberapa penyebab darah tinggi antara lain faktor usia, genetik, kelebihan berat badan, kurangnya aktivitas fisik, konsumsi garam berlebihan, dan minum alkohol secara berlebihan.
Sehingga, mengubah gaya hidup bisa menjadi kunci untuk mengendalikan tekanan darah tinggi. Meskipun banyak individu yang menerapkan perubahan positif ini, tetap penting untuk menjaga keseimbangan dengan penggunaan obat yang diresepkan. Berikut 4 kunci untuk mengendalikan darah tinggi.
1. Makan lebih banyak sayuran dan buah-buahan
Makan lebih banyak sayuran dan buah yang mengandung lemak baik. Kurangi makanan berlemak terutama junk food.
2. Lakukan aktivitas fisik
Lakukan aktivitas fisik secara teratur. Seperti jalan cepat pada pagi atau sore hari tapi dilakukan secara rutin. bisa juga melakukan senam.
3. Menurunkan berat badan apabila obesitas
Turunkan berat badan dengan menerapkan pola makan sehat dan olah raga teratur.
4. Mematuhi janji temu rutin dengan ahli kesehatan
Karena penderita darah tinggi harus minum obat setiap hari, pastikan untuk rutin menemui dokter. Konsultasi dengan dojter diperlukan agar kondisi anda tetap terpantau.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
