Potret artis Malaysia yang meninggal akibat hair dryer. (sumber: akun Facebook @QueenzyCheng)
JawaPos.com – Baru-baru ini, artis Malaysia, Queenzy Cheng, meninggal dunia saat tengah melakukan syuting. Dikutip dari Goody Feed pada Rabu (13/12), menurut klaim dokter Eugene Chooi, Queenzy mengalami pecahnya aneurisma otak saat sedang melakukan syuting di Damansara, Selangor, pada Selasa (28/11).
Queenzy diketahui usai menggunakan hair dryer. Setelah mengeringkan rambutnya, Queenzy tiba-tiba merasa pusing, mengeluh sakit kepala, dan ingin muntah.
Detak jantungnya juga dilaporkan melonjak, dan tangan, kaki, serta bibirnya menjadi biru. Meskipun staf dan paramedis berusaha untuk menyelamatkannya, Queenzy akhirnya meninggal di lokasi syuting.
Menurut dokter Eugene, aneurisma otak biasanya sulit terdeteksi, tetapi ketika pasien lelah dan terpapar suhu tinggi dari pengering rambut, sirkulasi darah dapat meningkat, yang kemudian menyebabkan aneurisma pecah. Hal ini akan mengakibatkan penumpukan darah di otak dan memicu peningkatan detak jantung.
Dikutip dari Cleveland Clinic pada Rabu (13/12), aneurisma otak atau aneurisma serebral adalah suatu kondisi medis yang dicirikan oleh kemunculan tonjolan pada arteri otak akibat pelemahan dindingnya.
Tonjolan atau gelembung ini dapat mengandung darah dan berpotensi pecah, mengakibatkan situasi berbahaya seperti stroke hemoragik (perdarahan otak). Meskipun dapat menimpa siapa saja, aneurisma otak yang pecah cenderung lebih sering terjadi pada perempuan dan individu yang berusia di atas 40 tahun.
Gejala dari aneurisma otak mungkin baru terasa setelah tonjolan tersebut pecah. Bahkan jika pecah, aneurisma yang membesar atau menekan jaringan dan saraf di otak dapat menimbulkan beberapa tanda.
Beberapa tandanya, seperti penglihatan yang tiba-tiba terganggu, nyeri salah satu mata, pupil yang membesar, penurunan kelopak mata, melemahnya otot di satu sisi wajah, dan kesulitan berbicara.
Gejala lain yang perlu diwaspadai, yaitu rasa mual dan muntah, sensitivitas terhadap cahaya, nyeri di leher, kejang, dan pingsan.
Jika mengalami gejala-gejala tersebut atau mengalami sakit kepala yang berlanjut selama berhari-hari atau berminggu-minggu, segera cari bantuan medis. Gejala tersebut bisa menjadi indikasi bahwa aneurisma otak bocor, mengeluarkan darah, dan berpotensi pecah.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
