Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 13 Desember 2023 | 20.22 WIB

Kenali Gejala Aneurisma Otak yang Sebabkan Artis Malaysia Queenzy Meninggal, Salah Satunya Sakit Kepala

Potret artis Malaysia yang meninggal akibat hair dryer. (sumber: akun Facebook @QueenzyCheng)

JawaPos.com – Baru-baru ini, artis Malaysia, Queenzy Cheng, meninggal dunia saat tengah melakukan syuting. Dikutip dari Goody Feed pada Rabu (13/12), menurut klaim dokter Eugene Chooi, Queenzy mengalami pecahnya aneurisma otak saat sedang melakukan syuting di Damansara, Selangor, pada Selasa (28/11).

Queenzy diketahui usai menggunakan hair dryer. Setelah mengeringkan rambutnya, Queenzy tiba-tiba merasa pusing, mengeluh sakit kepala, dan ingin muntah.

Detak jantungnya juga dilaporkan melonjak, dan tangan, kaki, serta bibirnya menjadi biru. Meskipun staf dan paramedis berusaha untuk menyelamatkannya, Queenzy akhirnya meninggal di lokasi syuting.

Menurut dokter Eugene, aneurisma otak biasanya sulit terdeteksi, tetapi ketika pasien lelah dan terpapar suhu tinggi dari pengering rambut, sirkulasi darah dapat meningkat, yang kemudian menyebabkan aneurisma pecah. Hal ini akan mengakibatkan penumpukan darah di otak dan memicu peningkatan detak jantung.

Dikutip dari Cleveland Clinic pada Rabu (13/12), aneurisma otak atau aneurisma serebral adalah suatu kondisi medis yang dicirikan oleh kemunculan tonjolan pada arteri otak akibat pelemahan dindingnya.

Tonjolan atau gelembung ini dapat mengandung darah dan berpotensi pecah, mengakibatkan situasi berbahaya seperti stroke hemoragik (perdarahan otak). Meskipun dapat menimpa siapa saja, aneurisma otak yang pecah cenderung lebih sering terjadi pada perempuan dan individu yang berusia di atas 40 tahun.

Gejala dari aneurisma otak mungkin baru terasa setelah tonjolan tersebut pecah. Bahkan jika pecah, aneurisma yang membesar atau menekan jaringan dan saraf di otak dapat menimbulkan beberapa tanda.

Beberapa tandanya, seperti penglihatan yang tiba-tiba terganggu, nyeri salah satu mata, pupil yang membesar, penurunan kelopak mata, melemahnya otot di satu sisi wajah, dan kesulitan berbicara.

Gejala lain yang perlu diwaspadai, yaitu rasa mual dan muntah, sensitivitas terhadap cahaya, nyeri di leher, kejang, dan pingsan.

Jika mengalami gejala-gejala tersebut atau mengalami sakit kepala yang berlanjut selama berhari-hari atau berminggu-minggu, segera cari bantuan medis. Gejala tersebut bisa menjadi indikasi bahwa aneurisma otak bocor, mengeluarkan darah, dan berpotensi pecah.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore