Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 9 Desember 2023 | 17.48 WIB

Khasiat dan Manfaat Keasaman Buah Sirsak untuk Mencegah Kanker dan Mengendalikan Radang Sendi

Buah sirsak - Image

Buah sirsak

Nama sirsak berasal dari kata Belanda zuurzak yang berarti kantong asam. Penyebab rasa itu antara lain karena kandungan vitamin C yang melebihi kebutuhan harian orang dewasa. Itu mengindikasikan manfaatnya sebagai antioksidan untuk menjaga kesehatan sel. Jadi, sesuai dengan penggunaannya secara turun-temurun sebagai antikanker, yang sudah banyak mendapat dukungan penelitian ilmiah. Studi ilmiah meyakini sirsak dalam membantu mengatasi gangguan kesehatan akibat penyakit kronis.

---

HAMPIR semua bagian tanaman sirsak sudah digunakan secara tradisional untuk tujuan kesehatan. Termasuk akar, kulit batang, daun, buah, dan bahkan bijinya.

Sirsak dikenal dengan banyak nama, antara lain guanabana, pawpaw, graviola, dan custard apple hingga nangka Belanda. Selain rasa masam seperti perpaduan mangga dan nanas, sirsak mudah dikenal dari baunya yang khas.

Buahnya mudah dikenal melalui kulit yang berwarna hijau, dipenuhi tonjolan seperti duri pendek. Tekstur daging buah lunak berwarna putih dengan ukuran buah yang cukup besar.

Karena itu, walaupun berkalori rendah, biasanya buah dikonsumsi setelah dibagi dua sampai tiga bagian. Karena berkaitan dengan tingginya kandungan gula sekitar 70 persen pada daging buah.

Kandungan glukosa dan fruktosa lebih kurang 90 persen sehingga berpotensi meningkatkan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus.

Tanaman asal Annona muricata dari suku Annonaceae. Pohon tinggi mencapai 10 meter, daun berbentuk lebar pada bagian dasar, dan menyempit ke arah pucuk. Bagian atas daun mengilap dengan warna hijau gelap.

Berasal dari Amerika Tengah, pohon sirsak saat ini sudah bisa dijumpai secara luas di kawasan tropis dan subtropis seperti Asia Tenggara, Amerika Selatan, dan Afrika. Karena itulah, informasi pemanfaatan sirsak untuk kesehatan sangat luas.

Melalui studi etnobotani (pemakaian tanaman secara turun-temurun), ada pemakaian sirsak untuk mengatasi infeksi jamur dan bakteri, antihipertensif, antiradang, hingga antikanker. Juga ada pengalaman pemakaian sebagai antidiabetes, mengatasi gangguan kulit, dan malaria.

Luasnya pengalaman pemakaian juga sudah mulai didukung hasil penelitian ilmiah. Termasuk sebagai antikanker, antidiabetes, antibakteri, antiradang, dan antioksidan.

Riset pada zat kandungan sirsak sudah menemukan keanekaragaman kandungan, termasuk berbagai zat bioaktif. Seperti asetogenin, alkaloid coreximine, dan reticuline, flavonoid (kuersetin), minyak atsiri, vitamin, karotenoid, amida, dan siklopeptida.

Asetogenin menjadi zat kandungan terbanyak, antara lain annomuricin dan annonacin. Kandungan mineralnya meliputi kalium, kalsium, natrium, tembaga, zat besi, magnesium, fosfor, natrium, magnesium, kalium, dan zinc. Ada juga kandungan vitamin B1, B2, B3, folat, dan serat.

Antikanker

Beberapa tahun lalu beredar kabar tentang manfaat rebusan daun sirsak untuk mengatasi kanker pada wanita, termasuk kanker payudara dan rahim. Penelitian sebagai antikanker memang sudah banyak dilakukan. Percobaan antara lain menggunakan ekstrak akar dan daun untuk bermacam-macam sel kanker. Termasuk kanker kolon, rahim, payudara, prostat, dan endometrium.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore