Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 4 Desember 2023 | 17.41 WIB

Kenali Gejala Puting Payudara Tenggelam, Persiapan Ibu Muda untuk Menyusui Bayinya

Ilustrasi puting payudara tenggelam. (thestudiomd.com)

JawaPos.com - Membahas masalah tentang puting payudara pada calon ibu dan ibu yang sudah melahirkan masih sering dianggap tabu bagi sebagian masyarakat. Hal tersebut menunjukkan bahwa masih kurang terbukanya pemikiran masyarakat terhadap permasalahan yang ada dan sering dianggap bukan suatu masalah, salah satunya adalah puting tenggelam (inverted nipple).

Setiap perempuan pasti mempunyai harapan untuk menjadi seorang ibu serta dapat memberikan semua yang terbaik bagi bayinya dan hal yang terbaik bagi bayi setelah dilahirkan yaitu ASI.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan sejak dulu telah menyerukan kepada setiap ibu untuk bisa memberikan ASI eksklusif minimal 6 bulan kepada bayi yang baru lahir.

Memberikan ASI dengan menyusui dapat meningkatkan kekebalan tubuh bayi. Selain itu, juga bisa menguatkan bonding antara ibu dan bayi. Namun, hal tersebut tidak dapat berjalan dengan baik jika puting payudara ibu tenggelam.

Maka dari itu, perlu adanya persiapan fisik dari ibu yang akan melahirkan agar bisa memberikan ASI secara maksimal tanpa adanya hambatan puting payudara yang tenggelam.

Dilansir dari kemkes.go.id pada Senin (4/12), cukup banyak pengalaman dan kasus yang dijumpai oleh tenaga kesehatan di lapangan mengenai permasalahan puting payudara tenggelam.

Sebagai contoh, seorang ibu muda yang baru pertama kali melahirkan, mengeluhkan kesulitan untuk menyusui bayinya sebab salah satu masalahnya mengalami puting payudara tenggelam.

Kemudian tenaga kesehatan melaksanakan pengkajian dan konfirmasi mengenai perawatan payudara yang dilakukan, tetapi mayoritas ibu muda menjawab hanya dengan tersenyum dan tersipu malu, begitu juga dengan keluarga yang mendampinginya.

Puting payudara tenggelam bisa berdampak terhadap pemberian ASI eksklusif pada bayi. Sebab, pada beberapa kejadian yang ditemui, si ibu menyerah dengan kondisi putingnya sehingga beralih ke susu formula.

Dikutip dari Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan, berikut JawaPos.com merangkum beberapa cara agar puting payudara tidak tenggelam:

1. Inisiasi puting payudara saat mendekati waktu persalinan (trimester 3).

2. Lakukan perawatan payudara secara rutin (termasuk puting payudara).

3. Gunakan breast shell agar dapat memicu puting keluar.

4. Lakukan pemijatan yang lembut pada area puting.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore