Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 30 November 2023 | 05.47 WIB

Peringati Pekan Kesadaran Antimikroba Sedunia, Perhatikan Gerakan Jitu di ICU Tekan Penyebaran AMR

Ruang ICU RS Umum Pusat Haji Adam Malik, Medan.

JawaPos.com - Dalam rangka memperingati Pekan Kesadaran Antimikroba Sedunia (WAAW), PT Pfizer Indonesia bersama dengan tenaga kesehatan menggencarkan pencegahan Antimicrobial Resistance (AMR) melalui gerakan Jitu di ICU.

Dokter Spesialis Anestesi, dr. Pratista Hendarjana, Sp.An. KIC, menjelaskan, AMR atau resistensi antibiotik adalah sebuah kondisi atau permasalahan serius yang menyerang pasien akibat dari jamur atau bakteri. Hal ini terjadi akibat paparan antimikroba yang tidak rasional sehingga berdampak buruk pada pasien.

"Tapi paling sering disebabkan oleh bakteri dan membuat kondisi pasien semakin melemah," katanya kepada wartawan dalam webinar yang dilakukan secara daring, Rabu (29/11).

Pada 2019, total kematian akibat resistensi yang diakibatkan infeksi ini mencapai 1,27 juta orang di seluruh dunia. World Antimicrobial Awareness Week (WAAW) sendiri jatuh tiap tanggal 18 hingga 24 November tiap tahunnya. Pada tahun ini, WHO mengusung tema Preventing antimicrobial resistance together. 

Dokter Pratista menerangkan ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk menghindari AMR tidak menyebar, di antaranya kesadaran antar pasien, keluarga pasien, hingga tenaga kesehatan itu sendiri terhadap kasus ini.

"Pasien yang sakit harus segera berobat dengan serius," ucapnya.

Adapun jika ada pasien yang sudah terlanjur sakit dan masuk ruang ICU, ia mengatakan dibutuhkan kesadaran banyak pihak untuk menahan diri masuk ke ruangan tersebut.

"Pada keluarga pasien yang mengunjungi harus berhati-hati karena dapat menularkan kuman dunia luar ke dalam ICU," ungkapnya. 

Lebih lanjut, dr. Pratista juga menjelaskan bahwa penggunaan antibiotik harus dilakukan secara lengkap untuk mencegah resistensi terhadap obat-obatan di dalam tubuh.

Ia juga menyarankan penggunaan masker saat mengunjungi pasien dan mencuci tangan dengan benar hingga melakukan komunikasi bersama tenaga kesehatan yang menangani pasien saat hendak masuk ICU.

Sejalan dengan itu, Presiden Direktur Pfizer Indonesia Nora T. Siagian mengatakan bahwa pihaknya menyosialisasikan gerakan #JitudiICU untuk mendorong penggunaan antibiotik di ICU.

“Kami harap gerakan ini dapat meningkatkan kesadaran publik dan para pemangku kepentingan terkait untuk menekan risiko terjadinya AMR.” ungkapnya.

Nora menjelaskan, peningkatan pemahaman mengenai resiko terjadinya AMR dapat tercapai melalui komunikasi dua arah yang produktif antara tenaga kesehatan dengan pasien atau keluarganya. 

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore