
Ilustrasi operasi Laser Vision Correction (LVC) atau lasik. Sumber: NEC Surabaya/ANTARA
JawaPos.com - Dewasa ini, kesehatan mata menjadi salah satu hal yang sangat penting dan wajib untuk diperhatikan.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Dokter Spesialis Mata, Asti Indriani Wisnujono, Sp.M.
Dr Asti mengungkapkan bahwa teknik pengobatan Laser Vision Correction (LVC) atau Lasik semakin menjadi kebutuhan utama di tengah meningkatnya jumlah penderita mata minus dan kelainan refraksi akibat penggunaan gawai dan komputer.
"Faktanya, selain katarak, kelainan refraksi memang merupakan keluhan mata yang banyak diderita masyarakat Indonesia," kata dr. Asti Indriani Wisnujono, Sp.M. di Surabaya, Senin (27/11).
Menurutnya, Lasik Course ini menjadi program edukasi dan pelatihan khusus bagi dokter spesialis mata guna meningkatkan kompetensi dan pengetahuan terkait Laser Vision Correction.
Dalam upaya ini, instruktur dan pemateri berpengalaman dari India turut didatangkan sebagai pembicara utama.
"Kami berkomitmen untuk memberikan pelatihan terbaik kepada dokter mata sehingga mereka dapat memberikan pelayanan Lasik dengan tingkat keberhasilan yang optimal," ucap dr. Asti selaku ketua pelaksana Lasik Course.
Baca Juga: Tren Hilangkan Minus Pada Mata, Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Lasik
Dokter Spesialis Mata NEC Surabaya, dr. Nuke Erlina, SpM, menyampaikan bahwa tahun 2023 menjadi kali kedua diselenggarakannya Lasik Course.
Dia juga menyoroti angka penderita Kelainan Refraksi, seperti mata minus, silinder, mata tua, di Indonesia yang mencakup sekitar 20,7 persen dari seluruh penyebab kebutaan.
"Tren lasik saat ini juga terus meningkat karena telah terbukti mengembalikan kualitas penglihatan kembali normal," ungkapnya seperti dikutip dari ANTARA Jatim pada Selasa (28/11).
Untuk itu, dr. Nuke mengungkapkan bahwa banyak penderita Kelainan Refraksi yang mengharapkan kesembuhan total melalui metode Lasik ini untuk dapat kembali beraktivitas tanpa hambatan
Dalam konteks ini, Lasik Course menjadi wadah penting bagi dokter mata untuk terus memperbarui pengetahuan mereka seiring dengan perkembangan teknologi dan metode pengobatan mata yang lebih mutakhir.
"Dengan meningkatnya kebutuhan akan tindakan Lasik di masyarakat, penting bagi kami memiliki lebih banyak dokter mata yang memiliki kompetensi tinggi di bidang ini," tambah dr. Nuke Erlina.
***

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
