Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 28 November 2023 | 18.03 WIB

Meningkatnya Kasus Kesehatan Mata, Teknik Pengobatan Lasik Jadi Pilihan Utama

Ilustrasi operasi Laser Vision Correction (LVC) atau lasik. Sumber: NEC Surabaya/ANTARA - Image

Ilustrasi operasi Laser Vision Correction (LVC) atau lasik. Sumber: NEC Surabaya/ANTARA

JawaPos.com - Dewasa ini, kesehatan mata menjadi salah satu hal yang sangat penting dan wajib untuk diperhatikan. 

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Dokter Spesialis Mata, Asti Indriani Wisnujono, Sp.M.

Dr Asti mengungkapkan bahwa teknik pengobatan Laser Vision Correction (LVC) atau Lasik semakin menjadi kebutuhan utama di tengah meningkatnya jumlah penderita mata minus dan kelainan refraksi akibat penggunaan gawai dan komputer.

"Faktanya, selain katarak, kelainan refraksi memang merupakan keluhan mata yang banyak diderita masyarakat Indonesia," kata dr. Asti Indriani Wisnujono, Sp.M. di Surabaya, Senin (27/11).

Menurutnya, Lasik Course ini menjadi program edukasi dan pelatihan khusus bagi dokter spesialis mata guna meningkatkan kompetensi dan pengetahuan terkait Laser Vision Correction.

Dalam upaya ini, instruktur dan pemateri berpengalaman dari India turut didatangkan sebagai pembicara utama.

"Kami berkomitmen untuk memberikan pelatihan terbaik kepada dokter mata sehingga mereka dapat memberikan pelayanan Lasik dengan tingkat keberhasilan yang optimal," ucap dr. Asti selaku ketua pelaksana Lasik Course.

Baca Juga: Tren Hilangkan Minus Pada Mata, Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Lasik

Dokter Spesialis Mata NEC Surabaya, dr. Nuke Erlina, SpM, menyampaikan bahwa tahun 2023 menjadi kali kedua diselenggarakannya Lasik Course.

Dia juga menyoroti angka penderita Kelainan Refraksi, seperti mata minus, silinder, mata tua, di Indonesia yang mencakup sekitar 20,7 persen dari seluruh penyebab kebutaan.

"Tren lasik saat ini juga terus meningkat karena telah terbukti mengembalikan kualitas penglihatan kembali normal," ungkapnya seperti dikutip dari ANTARA Jatim pada Selasa (28/11).

Untuk itu, dr. Nuke mengungkapkan bahwa banyak penderita Kelainan Refraksi yang mengharapkan kesembuhan total melalui metode Lasik ini untuk dapat kembali beraktivitas tanpa hambatan

Dalam konteks ini, Lasik Course menjadi wadah penting bagi dokter mata untuk terus memperbarui pengetahuan mereka seiring dengan perkembangan teknologi dan metode pengobatan mata yang lebih mutakhir.

"Dengan meningkatnya kebutuhan akan tindakan Lasik di masyarakat, penting bagi kami memiliki lebih banyak dokter mata yang memiliki kompetensi tinggi di bidang ini," tambah dr. Nuke Erlina.

***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore