Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 17 November 2023 | 05.18 WIB

Peringatan Hari Kanker Pankreas Sedunia, Kenali Kanker Pankreas, Penyebab hingga Pencegahannya

ilustrasi gejala kanker pankreas. - Image

ilustrasi gejala kanker pankreas.

JawaPos.com–Tak banyak yang tahu, 17 November merupakan peringatan Hari Kanker Pankreas di seluruh dunia. Dikutip dari Siloam Hospitals, pankreas merupakan organ tubuh di bagian belakang sisi kanan atas dari perut.

Pankreas sebagai bagian dari tubuh manusia, memiliki peran penting mengeluarkan hormon dan enzim. Salah satunya seperti hormon insulin yang sangat erat kaitannya dengan kadar gula darah dalam tubuh manusia.

Jika terjadi masalah pada pankreas, sebut saja salah satunya kanker, kinerja organ tubuh itu akan terhambat. Produksi hormon insulin menjadi tak normal begitu juga kadar gula darah yang tak terkontrol.

Hari Kanker Pankreas Sedunia menjadi momen untuk menelisik lebih dalam lagi mengenai kanker pankreas agar dapat mencegah sejak dini.

Pengertian Kanker Pankreas

Kanker pankreas merupakan salah satu gangguan kesehatan yang cukup berbahaya seperti kanker lain. Kanker ini ditandai dengan pertumbuhan sel yang tidak terkendali di jaringan pankreas.

Kanker pankreas lebih rentan menyerang seseorang yang berusia di atas 55 tahun. Meski begitu, penyakit ini tetap masih bisa diidap seseorang dari segala jenis umur.

Kanker pankreas juga kerap disebut-sebut sebagai silent killer. Sebab, gejala kanker pankreas pada tahap awal sering kali tidak dapat dirasakan penderitanya. Gejala kanker pankreas baru muncul ketika sel kanker sudah menyebar ke organ tubuh yang lain.

Penyebab dan Pemicu Kanker Pankreas

Kanker pankreas disebabkan mutasi gen pada sel-sel di dalam organ pankreas. Namun, penyebab sel-sel tersebut bermutasi, belum diketahui secara detail dan pasti.

Meski begitu, ada beberapa faktor yang dapat memicu munculnya kanker pankreas pada seseorang dan menyebabkan mutasi-mutasi sel tersebut. Di antaranya obesitas, berumur 55 tahun ke atas, bergolongan darah A, B, atau AB, memiliki riwayat keluarga kandung yang menderita penyakit kanker, menderita penyakit diabetes, radang pankreas (pankreatitis kronik), periodontitis, batu empedu, hepatitis B dan C, sirosis hati, serta infeksi bakteri Helicobacter pylori. Selain itu gaya hidup tidak sehat, seperti merokok, mengonsumsi minuman alkohol berlebihan, dan lain sebagainya.

Gejala Kanker Pankreas

Meski kanker pankreas tidak menunjukkan gejala awal dan membuat sering tidak disadari penderitanya, tim medis dapat menyimpulkan beberapa gejala yang biasanya dirasakan penderita.

Di antaranya, turunnya berat badan secara drastis dan tanpa sebab yang jelas, perut terasa kembung, mual dan muntah, hilangnya nafsu makan, sering mengalami gangguan diare, warna urine gelap, warna feses pucat, demam, menguningnya kulit serta bagian putih pada mata (sklera). Selain itu, mudah merasa lelah, sering terjadi penggumpalan darah, ditandai dengan bengkak, kemerahan, serta terasa hangat dan nyeri pada kaki.

Pengobatan Kanker Pankreas

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore