
Ilustrasi Anak. Pengaturan waktu penggunaan gadget bagi anak sangat penting dilakukan orangtua. Terutama untuk meminimalisir dampak negatif seperti pornografi.
JawaPos.com - Selama pandemi Covid-19, penggunaan media digital semakin bertambah. Dunia pendidikan, karir, hingga kebutuhan sehari-hari saat ini memanfaatkan berbagai platform digital. Tidak jarang kita berkutat dengan media digital dari pagi sampai malam begitu juga saat rapat dan bertemu lewat virtual. Kondisi ini bisa memicu masalah kesehatan yakni Kelelahan Digital atau Digital Fatigue.
Psikiater dan Kepala Instalasi Rehabilitasi Psikososial RS.Jiwa.dr.H.Marzoeki Mahdi Bogor, RS Siloam Bogor, dr.Lahargo Kembaren, SpKJ mengatakan 'Digital Fatigue' adalah suatu kondisi kelelahan mental dan fisik yang disebabkan oleh pemakaian media digital secara berulang dan terus menerus. Kelelahan ini dapat berujung pada masalah kesehatan fisik dan masalah kesehatan jiwa.
"Mari kita menggunakan media digital dengan bijak selama masa Pandemi Covid-19 ini dan tetap menjalankan pola hidup yang sehat serta protokol kesehatan yang dianjurkan," katanya kepada JawaPos.com baru-baru ini.
Penyebabnya, kata dia, pertama karena adanya interaksi virtual dan digital membutuhkan usaha yang besar bagi otak dan dapat mengganggu fungsi dan kerja otak apabila berlebihan dan berkepanjangan karena otak menjadi hyper-focused dan overstimulate. Lalu kedua, blue light dari media digital yang digunakan secara langsung akan mempengaruhi mata dan saraf mata (retina) yang langsung menuju otak sehingga paparan blue light berlebihan akan membuat otak lelah. Ketiga, karena posisi duduk, berbaring dan kurang pergerakan (sedentary life style) akan membuat peredaran darah tidak lancar, gangguan otot dan persendian
Ciri-ciri Kelelahan Digital
1. Perasaan lelah, bosan, malas, dengan berbagai kegiatan digital seperti zoom meeting, webinar, media sosial dan berbagai platform digital lain.
2. Mata terasa sakit, lelah dan perih
3. Sakit kepala dan migrain
4. Nyeri otot leher, bahu panggung
5. Sensitif terhadap cahaya
6. Gangguan pada fokus, konsentrasi dan memori
7. Merasa putus asa dan tidak berdaya, kewalahan menghadapi situasi yang berulang
8. Badan terasa lemah, lesu, tidak bertenaga, malas bergerak
9. Muncul perilaku yang aneh dan tidak wajar
Dampaknya
Gangguan pola tidur
Gangguan pola makan
Gangguan fokus, konsentrasi dan memori
Gangguan mental emosional, mudah marah, sensitif, gampang emosi Gangguan cemas (ansietas)
Gangguan Depresi
Gangguan Psikotik (gangguan dalam menilai realitas)
Cara mencegah dan mengatasi
Menurut dr. Lahargo, seseorang bisa membuat jadwal yang seimbang antara aktivitas digital dan non digital, serta konsisten melakukannya. Kemudian kurangi paparan blue light yang berlebihan dengan menggunakan filter, kacamata dan pembatasan durasi melihat layar. Postur dan posisi melihat layar perlu diperhatikan ergonomis dan kenyamanannya.
Perlu ada break setiap beberapa waktu aktivitas melihat layar, saat break lakukan aktivitas non digital seperti peregangan, berjalan keluar ruangan, menghirup udara segar, melihat yang jauh dan rilek. Lalu konsumsi asupan makanan atau snack yang sehat dan bergizi, hindari penyedap, pewarna dan pengawet yang berlebihan.
Bahkan cobalah menulis dengan pensil dan kertas untuk menggantikan menulis secara digital. Tetap lakukan interaksi sosial dengan yang lain meski sedang mengerjakan aktivitas digital, pembicaraan ringan atau saling menyapa akan membuat suasana menjadi lebih nyaman.
Apabila ditemukan gejala-gejala 'Digital Fatigue' yang berkepanjangan dan mengganggu performa dan aktivitas sehari hari, segeralah lakukan digital detox dan konsultasi ke profesional kesehatan jiwa seperti psikiater, perawat jiwa, psikolog, konselor untuk mendapatkan pertolongan.
"Melakukan digital detox berarti membatasi akses ke dunia digital termasuk media sosial, game online, googling. Riset menunjukkan mengurangi akses ke media sosial 30 menit sehari saja sudah mengurangi risiko terjadinya depresi," tutupnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/MfA71UTWfmI

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
