
Ilustrasi nyeri pingga. (ANTARA)
JawaPos.com - Nyeri pinggang memang bisa mengganggu aktivitas. Namun, jangan dianggap sepele. Sebab nyeri pinggang memang bisa menjadi indikasi adanya penyakit tertentu seperti encok, batu ginjal bahkan kanker. Lantas, bagaiman membedakan gejala nyeri pinggang akrena batu gintal dan kanker?
Dilansir dari ANTARA, Rabu (20/9), Koordinator Bidang Ilmiah Ikatan Ahli Urologi Indonesia dr. Lukman Hakim, Sp.U(K), MARS, Ph.D memaparkan, nyeri pinggang untuk mengindikasikan siatu penyakit seperti bajtu ginjal atau kanker memang sulit dibedakan. Sebab, keluhannya sama-sama nyeri pada pinggang.
Namun, ungkap dr. Lukman, jika nyeri dari bagian perut lalu menjalar ke pinggang, itu dapat biasanya bukan karena tumor atau batu ginjal. "Nyeri dari perut sebelah kanan depan menjalar menuju ke pinggang kanan belakang atau sebelah kiri, biasanya bukan nyeri karena tumor ginjal atau nyeri karena batu ginjal atau batu di uretra," ujar dia dalam diskusi media bertema 'Mengenal Kanker Ginjal' yang digelar daring.
Dipaparkan dr. Lukman, keluhan nyeri pinggan pada kasus kanker ginjal biasanya muncul saat sudah stadium 3. Sedangkan pada stadium awal yakni 1 dan 2 terkadang tidak memberikan gejala apapun.
"Kalau ada benjolan dan cukup besar, maka keluhan pertama yang dikeluhkan pasien mungkin nyeri (di pinggang)," jelas Lukman.
Selain nyeri pinggang, gejala kanker ginjal bisa dilihat dari warna urine, yang berwarna merah. Hal ini disebabkan karena kanker merupakan benjolan yang rapuh dan mudah berdarah. Sehingga darah akan mengalir ke saluran kencing dan dikeluarkan sebagai kencing yang berwarna merah atau kencing darah.
Selanjutnya, apabila kanker sudah masuk stadium 4 atau sudah menyebar ke organ tubuh lain maka keluhan pasien akan tergantung pada organ yang terkena. Semisal pada paru, keluhan yang bisa muncul seperti batuk-batuk atau batuk darah.
"Begitu dicek lengkap ternyata di paru banyak benjolan, setelah dilakukan pemeriksaan lebih lengkap ternyata ditemukan ada tumor ganas atau kanker di ginjalnya namun sudah sampai pada stadium 4 dan menyebar ke paru," jelas Lukman.
Lalu, apabila kanker menyebar ke otak, bisa memunculkan gejala berupa kejang-kejang atau penurunan kesadaran, sementara bila sudah mencapai tulang maka nyeri atau pegal-pegal pada tulang merupakan contoh keluhan yang dapat dirasakan pasien.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
