
Photo
JawaPos.com - Penderita diabetes harus memperhatikan pola makan, jenis makan, dan jam makan yang tepat. Tujuannya agar gula darah tetap stabil. Diabetes terjadi ketika pankreas tidak dapat memproduksi insulin yang cukup. Hal ini dapat menyebabkan kenaikan kadar gula darah. Kelapa dan jambu biji bisa membantu menstabilkan kadar gula darah.
Diabetes memiliki risiko penyakit lain, termasuk masalah kardiovaskular dan gagal ginjal. Selain dibantu obat dokter, asupan alami juga boleh dikonsumsi setelah berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
Dilansir dari NDTV, Senin (13/1), air kelapa adalah minuman yang segar dan banyak manfaat. Air kelapa juga dapat membantu dalam mengelola diabetes.
Air kelapa dianggap bagus untuk orang yang berurusan dengan gula darah tinggi. Sebab kandungan elektrolitnya yang tinggi yang mendukung keseimbangan PH tubuh dan meningkatkan fungsi metabolisme. Air kelapa secara alami manis dan punya serat serta protein dalam jumlah yang baik. Air kelapa rendah kalori, bebas kolesterol, dan menghidrasi.
Photo
Jambu biji yang dicampur dengan air kelapa memiliki khasiat untuk penderita diabetes (Alejandro Photography/NDTV)
Sedangkan jambu biji memiliki indeks glikemik rendah (GI), baik untuk diet diabetes. Buah ini dicerna secara bertahap, yang menghindari lonjakan gula darah. Buah jambu biji rendah kalori dan natrium, dan kaya serat serta kalium. Sehingga, membuatnya sempurna untuk mengatur gula darah yang tinggi.
Dalam laman Healthline disebutkan dalam sebuah penelitian pada hewan telah menunjukkan perbaikan dalam kontrol gula darah dengan konsumsi air kelapa. Dalam satu penelitian, tikus disuntik dengan obat penginduksi diabetes yang disebut alloxan dan diberi minum air kelapa dewasa selama 45 hari.
Hewan yang diberi makan air kelapa memiliki peningkatan yang signifikan dalam gula darah, hemoglobin A1C (HbA1c), dan stres oksidatif, dibandingkan dengan kelompok lain. Para peneliti menghubungkan hasil ini dengan kandungan kalium, magnesium, mangan, vitamin C, dan L-arginin yang tinggi dari air kelapa, yang semuanya membantu meningkatkan sensitivitas insulin.
Hanya saja, sebagian besar penelitian ini menggunakan air kelapa matang, yang jauh lebih tinggi lemaknya, dibandingkan dengan air kelapa dari kelapa muda. Oleh karena itu perlu penelitian lebih lanjut.
Sementara air kelapa tanpa pemanis adalah sumber gula alami. Itu adalah pilihan yang jauh lebih baik daripada minuman manis lainnya dan akan memiliki efek lebih rendah pada kadar gula darah. Meski demikian, cobalah membatasi asupan menjadi 1-2 gelas (240-480 ml) per hari.
Caranya cukup dengan menghaluskan jambu biji dipisahkan dari ampasnya. Tambahkan ke dalam air kelapa dan aduk rata. Dalam satu gelas air kelapa dan minuman jambu biji, tambahkan air lemon dan setengah sendok teh jahe parut. Juga tambahkan 6-7 daun kemangi cincang halus untuk menambahkan kesegaran herbal.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
