Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 27 Juli 2023 | 15.03 WIB

Bahaya Tidur dengan Rambut Basah: Bakteri, Jamur, Jerawat, Sakit Kepala, dan Ketombe

Ilustrasi: Tidur di siang hari kerap menyebabkan sakit kepala. - Image

Ilustrasi: Tidur di siang hari kerap menyebabkan sakit kepala.

JawaPos.com–Tidak sedikit orang yang tidak memiliki cukup waktu untuk keramas pagi hari. Sehingga, sebagai gantinya memilih untuk keramas setelah kerja dan olahraga malam.

Konon, mandi dan keramas pada malam hari efektif untuk melepas penat setelah melewati hari yang melelahkan. Hal tersebut dianggap membuat tubuh menjadi lebih relaks dan terkadang menyebabkan kantuk, apalagi mandi dengan air hangat.

Beberapa orang langsung tidur dengan rambut masih basah tanpa mengeringkannya terlebih dahulu. Dikutip dari klikdokter.com, dokter Muhammad Iqbal Ramadhan menjelaskan beberapa efek negatif yang dapat ditimbulkan dari kebiasaan tidur dengan rambut basah. Di antaranya:

  1. Infeksi Bakteri

Hal ini dapat terjadi karena kepala yang basah menjadi lingkungan yang ideal bagi mikroorganisme untuk bereproduksi. Kombinasi suhu hangat dan air menyebabkan pertumbuhan bakteri secara meningkat.

Saat tidur dengan kondisi rambut masih basah, bantal menjadi lembap. Bantal yang lembap dan kepala yang hangat serta basah membuat bantal menjadi tempat berkembang biak yang ideal bagi bakteri ataupun jamur.

Sering mengganti sarung bantal dan sprei tidak banyak membantu karena kelembapan dari rambut basah pasti sudah meresap ke dalam bantal.

  1. Infeksi Jamur

Tak hanya infeksi bakteri, tidur dengan kondisi rambut basah juga dapat menyebabkan infeksi jamur di kulit kepala. Infeksi jamur atau ringworm scalp ini sangat menular. Sebab itu, sangat penting untuk mencuci dan membersihkan segala sesuatu yang bersentuhan dengan kulit kepala yang terinfeksi.

  1. Wajah Berjerawat

Salah satu dampak tidur saat rambut basah yang paling penting untuk dihindari adalah menyebabkan bantal yang digunakan menjadi lembap. Kondisi lembap ini memicu tumbuhnya bakteri dan jerawat pada wajah (karena wajah bersentuhan langsung dengan permukaan bantal yang lembap).

  1. Sakit Kepala

Bakteri yang tumbuh di kepala dan menyebabkan infeksi, secara alami akan meningkatkan peredaran darah ke kulit. Akibatnya terjadilah sakit kepala. Jika mencoba menyiasatinya dengan membungkus rambut yang basah dengan handuk pun justru memperburuk keadaan.

Kelembapan rambut akan bertahan lebih lama dan mengganggu sirkulasi darah di kulit kepala. Hasilnya, terjadi ketegangan yang meningkat dan menyebabkan rasa sakit di kepala hingga mengganggu kualitas tidur.

  1. Rambut Mudah Rusak

Gerakan serta gesekan antara rambut yang basah dengan bantal dapat meningkatkan risiko rambut rusak dan mudah patah. Selain itu, tidur dengan rambut basah dapat membuat rambut lebih berminyak.

Hal itu disebabkan karena perubahan yang dialami kelenjar sebaceous, yang menyebabkan tingkat pH tidak seimbang di kulit kepala.

  1. Rambut Menjadi Kusut saat Pagi Hari

Ketika tidur dalam keadaan rambut yang basah, rambut dipastikan mengering sendiri saat tidur. Alhasil, saat terbangun rambut menjadi kusut. Hal ini bisa merusak mood karena mengalami bad hair day.

  1. Kulit Kepala Berketombe

Rambut yang dibiarkan mengering di tengah tidur dapat memunculkan ketombe pada kulit kepala. Rambut yang basah juga meningkatkan rasa gatal pada kepala.

  1. Rambut Kering

Kandungan minyak alami rambut yang diserap bantal dari rambut yang masih basah menyebabkan rambut mengalami dehidrasi, sehingga menjadi kering dan mudah patah.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore