
RUTIN UNTUK HASIL MAKSIMAL: Dokter Dhita Karina SpKK memberikan perawatan mikrodermabrasi pada Ibnu Prili Auwalia Selasa (11/4) di Klinik Estetika Poli Eksekutif RSUD Sidoarjo.
JawaPos.com – Masalah kulit wajah memang begitu kompleks. Apalagi kulit bermasalah dengan jerawat membandel. Lebih parah lagi, jerawat tersebut menimbulkan bekas yang cukup mengganggu penampilan. Jaringan parut (acne scar) itu membuat struktur wajah tidak halus atau bopeng.
Spesialis kulit dan kelamin RSUD Sidoarjo dr Dhita Karina SpKK menyatakan, wajah berjerawat kerap dialami setiap orang. Baik perempuan maupun laki-laki. Jerawat adalah penyakit kronis yang disebabkan terjadinya peradangan pada kelenjar piosebasea. ”Kondisi kulit seperti ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor,” tuturnya.
Salah satu faktor yang dapat menimbulkan jerawat adalah makanan. Jenis makanan yang mengandung lemak, pedas, dan protein berlebihan menjadi pemicu jerawat. Karena itu, sebaiknya sangat selektif memilih jenis makanan. ”Pengaturan pola makan juga harus dijaga,” ujar dia.
Selain itu, faktor hormonal. Dhita menyebutkan, perempuan pada masa-masa tertentu sering mengalami perubahan kadar hormon. Misalnya, pada saat menstruasi dan kehamilan. Kala itu, jerawat kerap bermunculan.
Yang paling penting lagi adalah kebersihan wajah. Seseorang yang memiliki banyak aktivitas di lapangan atau penggunaan make-up setiap hari tanpa menjaga kebersihan kulit wajah sangat berpotensi berjerawat. ”Terlalu stres, baik fisik maupun psikis, juga menjadi penyebab jerawat tambah banyak dan tidak sembuh-sembuh,” katanya.
Dhita menuturkan, jenis-jenis jerawat beragam. Salah satunya adalah komedonal, jerawat merintis pada kulit. Selain itu, papulopustular (jerawat merah) dan conglobata (jerawat besar). ”Biasanya, jerawat sering muncul di area wajah, punggung, dada, dan lengan atas,” jelasnya.
Nah, masalah yang kerap terjadi hingga membuat jerawat meradang ialah sering melakukan manipulasi jerawat. Contohnya, suka memencet-mencetnya. Hal itu tidak membuat jerawat sembuh, tetapi justru dapat semakin parah. Bahkan, bekasnya bisa menjadi bopeng. ”Acne scar ini adalah jaringan parut yang menarik kulit lapisan atas. Sehingga kulit menjadi bopeng,” katanya.
Selain itu, scar bisa terjadi karena penyuntikan jerawat yang tidak tepat. Jika sudah begitu, bekasnya tidak bisa dihilangkan dengan penggunaan krim wajah. Tetapi, harus ada tindakan dokter. ”Karena kondisi kulit sudah rusak, jadi harus dilakukan tindakan agar bisa mengembalikan struktur kulit,” ujarnya.
Dhita menyatakan, salah satu tindakan yang bisa dilakukan adalah pembedahan subsisi. Yakni, menusukkan jarum suntik ke bawah scar. Hal itu bertujuan untuk merangsang kolagen pada kulit. Cara kerjanya memotong jaringan untuk mengurangi tarikan dan membuat bekas jerawat tidak terlalu tampak.
Selain itu, bisa dilakukan perawatan mikrodermabrasi. Perawatan tersebut seperti scrubbing pada wajah. Tetapi, tindakan tersebut hanya berlaku pada scar yang ringan atau tidak parah. ”Perawatan ini juga dilakukan rutin untuk mendapatkan hasil maksimal,” ujarnya.
Alternatif lain bisa menggunakan filler. Yakni, mengisi lubang-lubang pada scar agar kulit tampak lebih naik. Tindakan filler harus dilakukan berulang. Maksimal 4–5 bulan sekali.
Begitu juga dermaroller. Dhita menjelaskan, tindakan dermaroller pada prinsipnya membuat luka baru pada kulit wajah. Luka tersebut dapat merangsang pembentukan kolagen baru. Dengan demikian, bekas jerawat bisa tersamarkan. Perawatan itu bisa maksimal dengan mengombinasikan dengan PRP (platelet rich plasma). ”Cara lain bisa menggunakan laser fraksional. Prinsipnya sama saja dengan dermaroller. Hanya, ini menggunakan sinar laser,” tandasnya. (ayu/c6/dio/sep/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
