Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 16 Desember 2016 | 22.51 WIB

Prevalensi Penderita Diabetes Terus Meroket

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Prevalensi penderita penyakit diabetes terus meningkat dalam beberapa dekade terakhir. Khususnya di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah termasuk Indonesia.



Diabetes juga membuat beban negara untuk menanggung klaim jaminan kesehatan terus membengkak.



Diabetes sering menyebabkan komplikasi berat seperti serangan jantung, stroke, gagal ginjal, disabilitas sampai kematian dini. Hal ini pun berdampak terhadap biaya yang harus ditanggung oleh masyarakat penyandang diabetes, termasuk oleh negara.



Sebab penyakit ini banyak diderita oleh masyarakat ekonomi rendah dan harus ditanggung oleh pemerintah.



Data dari klaim Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) tahun 2014 menunjukkan bahwa diabetes dan komplikasinya merupakan salah satu kelompok penyumbang terbesar untuk biaya katastropik Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).



Hal ini menjadikan diabetes, salah satu fokus utama Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Kemenkes berupaya meminimalisir prevalensi penderita diabetes dan mengurangi beban pemerintah dalam memberikan edukasi mengenai penyakit tersebut.



Gaya hidup sehat dan manajemen stres menjadi kampanye yang terus digaungkan. "Sangat penting untuk mempromosikan pentingnya test penyaring diabetes pada kelompok risiko tinggi, untuk mencegah terjadinya komplikasi berat," kata Ketua PB Persadia, Agung Pranoto.



Deteksi dini komplikasi retinopati akan memungkinkan pengobatan dini yang akurat dan mencegah hilangnya penglihatan mata dan penurunan karier dan kualitas hidup pasien.



Data dari Studi Diet Total (SDT 2014) menunjukkan bahwa konsumsi makanan yang tinggi gula, garam dan lemak jenuh pada kelompok anak dan remaja terbilang tinggi, sehingga berkontribusi dalam meningkatkan kegemukan dan obesitas.



Sementara menurut data Riskesdas 2013, sekitar 26 persen populasi masyarakat yang berusia di atas 10 tahun, kurang melakukan aktivitas fisik. Padahal olahraga mencegah diabetes dan penyakit lainnya untuk tetap bugar dan produktif. (cr1/JPG)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore