
Ilustrasi
JawaPos.com - Perkembangan potensi IQ, EQ, SQ anak tergantung cara orang tua melakukan stimulasi terhadap anak mereka. Psikolog Siti F Hasanah, SPsi, MPsi mengatakan, saat usia anak 0-2 tahun, yang orang tua harus pahami adalah bahwa anak mereka masih belajar mengenal diri dan lingkungan melalui aktivitas motorik dan refleks yang dimilikinya.
’’Ada keinginan untuk menyentuh atau memegang benda-benda yang ditemuinya. Mereka juga mulai mengembangkan pemikiran-pemikiran tertentu melalui gerakan dan interaksi fisiknya dengan lingkungan,’’ papar perempuan yang akrab disapa Nana tersebut.
Stimulasi yang diberikan pada masa ini lebih mengarah pada stimulus yang bersifat fisik. Tujuannya untuk mengoptimalkan perkembangan panca indera dan koordinasi motorik yang dimiliki oleh anak.
Baru pada usia 2-3 tahun, dimulai masa eksplorasi rangsang indrawi seperti visual, taktil, auditori, motorik kasar, dan motorik halus. Kegiatan-kegiatan tersebut berfungsi untuk menstimulasi perkembangan keseimbangan dan koordinasi fisik motorik untuk menunjang perkembangan kognitif anak.
’’Stimulasi yang bisa dilakukan untuk aspek kognitif lewat aktivitas-aktivitas tertentu, seperti menyebutkan nama, bisa mengenali jenis kelaminnya, merespons pertanyaan ”ya” atau ”tidak”, dapat memahami perintah sederhana,’’ imbuhnya.
Stimulasi aspek sosial bisa dilakukan dengan aktivitas seperti mampu menatap wajah orang tua selama kurang lebih 2-3 menit saat diajak berinteraksi, dapat bertepuk tangan, bisa menampilkan bermacam-macam emosi, menunjukkan rasa sayang kepada orang lain. (*)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
