Ilustrasi Layanan Kesehatan.
JawaPos.com - Asosiasi Rumah Sakit Daerah (ARSADA) Jawa Timur menilai tranformasi digital dalam layanan kesehatan harus dirasakan manfaatnya oleh pasien. Keberhasilan tidak bisa diukur dari banyaknya teknologi yang digunakan oleh rumah sakit.
Materi ini dibahas dalam workshop Digital Sovereignty RSUD NEXTGEN 2026 di RSUP Kemenkes Surabaya. Adanya transformasi digital perlu mendukung kesinambungan pelayanan, meningkatkan keselamatan pasien, dan memperkuat kemampuan rumah sakit dalam mengelola layanan secara efektif.
Di tengah meningkatnya kebutuhan pelayanan kesehatan, RSUD juga menghadapi tantangan menjaga kualitas layanan sekaligus mengelola sumber daya, biaya operasional, dan keberlanjutan keuangan.
Oleh karena itu, transformasi digital harus membuat peningkatan layanan, tidak hanya menghubungkan sistem. Dengan begitu manfaatnya dirasakan langsung oleh pasien.
“Transformasi digital bukan tentang seberapa banyak teknologi yang dimiliki rumah sakit, tetapi seberapa besar manfaatnya bagi pasien dan kualitas pelayanan. Kami percaya rumah sakit yang kuat adalah rumah sakit yang mampu menjaga keselamatan pasien, mengelola sumber daya secara efisien, dan mengambil keputusan berdasarkan informasi yang tepat," kata Direktur Utama ESTRADA, Luluk Nurhayati.
Selain teknologi, keberhasilan transformasi rumah sakit juga memerlukan kesiapan sumber daya manusia, tata kelola, keamanan data, serta pendampingan operasional yang berkesinambungan. Melalui pendekatan layanan terkelola (Managed Service), Telkom dan ESTRADA membuka ruang kolaborasi untuk membantu rumah sakit mengadopsi serta mengelola teknologi sesuai kebutuhan dan kapasitas masing-masing, termasuk bagi RSUD yang memiliki keterbatasan sumber daya IT internal.
EVP Telkom Indonesia, Rachmad Dwi Hartanto mengatakan, Telkom berperan memperkuat fondasi kedaulatan digital melalui konektivitas, pusat data, dan keamanan informasi. Sementara itu, ESTRADA berfokus pada pemanfaatan teknologi dan data untuk membantu rumah sakit meningkatkan efisiensi, memahami kinerja, serta mendukung pengambilan keputusan manajemen.
“Kedaulatan digital menjadi fondasi penting dalam membangun layanan kesehatan yang aman dan berkelanjutan. Melalui infrastruktur yang andal dan kolaborasi dengan mitra solusi seperti ESTRADA, Telkom berkomitmen mendukung transformasi RSUD agar teknologi memberikan manfaat nyata bagi pelayanan masyarakat," ujarnya.
Dalam forum ini, ESTRADA turut memperkenalkan VALID AI dan HELIX (Hospital Executive Intelligence) sebagai bagian dari pendekatan pemanfaatan kecerdasan buatan dan informasi manajemen. Keduanya dikembangkan untuk membantu rumah sakit meningkatkan pengelolaan klaim, memperoleh gambaran kinerja keuangan dan operasional, serta mengenali potensi risiko lebih awal.