JawaPos.com – Teknologi telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Ponsel, media sosial, hingga berbagai aplikasi digital membantu seseorang bekerja, berkomunikasi, mencari informasi, dan mendapatkan hiburan.
Namun, penggunaan teknologi yang tidak terkontrol juga dapat memberikan dampak kurang baik. Kebiasaan tertentu yang awalnya terlihat sepele dapat membuat seseorang lebih mudah kehilangan fokus, mengalami kelelahan mental, hingga merasa tertekan.
Psikologi menyoroti bahwa pola seseorang dalam menggunakan perangkat digital dapat berkaitan dengan suasana hati, kualitas istirahat, kemampuan berkonsentrasi, dan hubungan sosial.
Dilansir dari Geediting, terdapat sembilan kebiasaan digital yang perlu diwaspadai karena berpotensi memberikan dampak negatif terhadap kesehatan mental.
Tanpa disadari, sebagian orang terbiasa mengambil ponsel setiap kali memiliki waktu luang. Menunggu kendaraan, duduk sendirian, bahkan saat sedang berbicara dengan orang lain pun terkadang diisi dengan mengecek layar.
Kebiasaan tersebut dapat berkembang menjadi perilaku otomatis. Notifikasi, pesan, dan pembaruan media sosial memberikan rangsangan yang membuat seseorang terdorong untuk terus memeriksa perangkatnya.
Jika berlangsung terus-menerus, seseorang bisa semakin sulit menikmati waktu tanpa stimulus digital.
Kebiasaan melihat ponsel sesaat setelah membuka mata dapat membuat pikiran langsung dipenuhi informasi dari luar.
Begitu pula dengan penggunaan ponsel menjelang tidur. Scrolling media sosial atau menonton berbagai konten hingga larut malam dapat membuat waktu tidur semakin mundur.
Paparan layar pada malam hari juga dapat mengganggu proses tubuh dalam mempersiapkan diri untuk tidur. Karena itu, memberikan jeda dari perangkat digital sebelum tidur dapat menjadi pilihan yang lebih baik.
Doomscrolling merupakan kebiasaan terus menggulir layar untuk membaca atau menonton berbagai informasi, terutama berita dan konten bernuansa negatif.
Seseorang mungkin awalnya hanya berniat melihat beberapa unggahan, tetapi akhirnya menghabiskan waktu jauh lebih lama dari yang direncanakan.
Paparan informasi negatif secara terus-menerus dapat membuat pikiran semakin penuh dan memunculkan kekhawatiran berlebihan. Membatasi durasi konsumsi berita maupun media sosial dapat membantu menjaga kondisi emosional.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Zidane Ingin Menang di Stade de France
Prediksi Skor Kosta Rika vs Haiti di CONCACAF: Les Grenadiers Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Siprus vs Latvia di Liga Nations UEFA: I Galanolefki Menang Tipis di Neo GSP
Koordinator BEM UI Diserang OTK di Tebet Jaksel, Sempat Diancam Bunuh
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022