
Ilustrasi seseorang dengan kecemasan sosial yang merespons ancaman terhadap harga dirinya dengan kemarahan (Psypost)
JawaPos.com - Kecemasan sosial atau social anxiety selama ini identik dengan sikap menghindar. Seseorang yang takut dinilai orang lain biasanya dianggap lebih memilih diam, menjauh dari keramaian, atau menghindari situasi yang berpotensi membuatnya malu.
Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa gambaran tersebut tidak selalu berlaku. Pada sebagian orang, kecemasan terhadap penilaian sosial justru dapat berjalan beriringan dengan perilaku agresif.
Ketika merasa ditolak, dipermalukan, atau terancam secara sosial, mereka tidak selalu memilih mundur. Dalam kondisi tertentu, respons yang muncul justru dapat berupa kemarahan, sikap defensif, hingga tindakan agresif.
Baca Juga:6 Alasan Utama Mengapa Mindfulness Sangat Bermanfaat untuk Mengatasi Kecemasan Menurut Psikologi
Dilansir dari PsyPost, Selasa (18/8), penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Aggressive Behavior tersebut dilakukan Reyihangu Tuerxun, Yanan Li, dan Lixia Cui dari Capital Normal University, Beijing. Mereka menganalisis data 872 mahasiswa di Tiongkok untuk melihat hubungan antara kecemasan sosial, narsisme rentan, dan agresi.
1. Mengapa kecemasan sosial bisa berujung pada kemarahan?
Kecemasan sosial pada dasarnya berkaitan dengan ketakutan terus-menerus akan penilaian negatif dalam situasi sosial. Karena itu, respons yang umum diperkirakan adalah menghindari kerumunan, menekan ekspresi, atau menarik diri dari situasi yang dianggap mengancam.
Namun, penelitian ini menunjukkan bahwa kecemasan sosial tidak otomatis berarti seseorang akan selalu pasif. Pada individu yang juga memiliki tingkat narsisme rentan dan self-centeredness (kecenderungan berpusat pada diri sendiri) tinggi, pengalaman sosial yang tidak menyenangkan dapat dipersepsikan sebagai ancaman terhadap harga diri.
Akibatnya, respons yang semula diperkirakan berupa flight atau melarikan diri dapat berubah menjadi fight, yakni melawan atau menyerang.
2. Ada kelompok yang paling rentan menunjukkan agresi
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Thailand vs Singapura di Semifinal Piala AFF 2026, Gajah Perang Unggul Agregat 3-1
