Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 18 Agustus 2026 | 22.52 WIB

7 Alasan Mengapa Pasangan Mengatakan 'Kita Perlu Bicara' Bisa Jadi Pertanda Baik Sebuah Hubungan

seseorang yang mengajak diskusi kepada pasangannya./Magnific/beststudio - Image

seseorang yang mengajak diskusi kepada pasangannya./Magnific/beststudio

JawaPos.com - Kalimat “Kita perlu bicara” sering kali membuat seseorang merasa cemas. Pikiran langsung melompat pada kemungkinan terburuk: Apakah dia ingin putus? Apakah aku melakukan kesalahan? Apakah hubungan kami sedang bermasalah?

Padahal, dalam sebuah hubungan yang sehat, keinginan untuk membicarakan sesuatu tidak selalu berarti akan terjadi hal buruk. Justru, dari sudut pandang psikologi hubungan, kesediaan untuk membicarakan masalah dapat menjadi tanda bahwa seseorang masih peduli terhadap hubungan dan ingin memperbaikinya.

Hubungan yang sehat bukan berarti hubungan yang tidak pernah mengalami konflik. Perbedaan pendapat, kekecewaan, kebutuhan yang tidak terpenuhi, dan kesalahpahaman merupakan bagian yang hampir tidak terpisahkan dari hubungan dekat. Yang lebih menentukan kualitas hubungan adalah bagaimana pasangan menghadapi masalah tersebut.

Jika pasangan mengatakan, “Kita perlu bicara,” mungkin yang sebenarnya sedang terjadi adalah sebuah upaya untuk membuka ruang komunikasi.

Dilansir dari Psychology Today pada Selasa (18/8), terdapat tujuh alasan mengapa kalimat tersebut justru bisa menjadi pertanda baik bagi hubungan.

1. Menunjukkan bahwa pasangan tidak ingin memendam masalah

Salah satu hal yang dapat merusak hubungan dalam jangka panjang adalah kebiasaan memendam perasaan.

Seseorang mungkin merasa kecewa, marah, sedih, atau tidak dihargai, tetapi memilih diam karena takut konflik. Pada awalnya, diam mungkin terlihat seperti cara menjaga kedamaian. Namun, jika berlangsung terus-menerus, emosi yang tidak dibicarakan dapat menumpuk.

Karena itu, ketika pasangan mengatakan, “Kita perlu bicara,” hal tersebut bisa menunjukkan bahwa ia memilih menghadapi masalah daripada terus menyimpannya sendiri.

Dalam hubungan romantis, keterbukaan semacam ini penting karena pasangan tidak selalu mampu mengetahui apa yang sedang dirasakan satu sama lain.

Editor: Hanny Suwindari
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore