Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 13 Agustus 2026 | 05.13 WIB

Ingin Mengatasi Masalah Kepercayaan dalam Sebuah Hubungan? Lakukan 6 Cara Ampuh Menurut Psikologi

seseorang yang mengatasi masalah kepercayaan./Magnific/Jomkwan - Image

seseorang yang mengatasi masalah kepercayaan./Magnific/Jomkwan

JawaPos.com - Kepercayaan adalah salah satu fondasi terpenting dalam sebuah hubungan. Ketika rasa percaya tumbuh dengan baik, seseorang biasanya merasa lebih aman untuk menjadi dirinya sendiri, mengungkapkan perasaan, menyampaikan kebutuhan, dan menghadapi masalah bersama pasangan.

Sebaliknya, ketika kepercayaan mulai rusak, hubungan bisa terasa melelahkan. Hal-hal kecil dapat memicu kecurigaan. Pesan yang terlambat dibalas bisa menimbulkan pertanyaan. Perubahan sikap pasangan bisa membuat seseorang berpikir terlalu jauh. Bahkan ketika tidak ada masalah nyata, pengalaman buruk di masa lalu dapat membuat seseorang terus merasa waspada.

Masalah kepercayaan juga tidak selalu muncul karena perselingkuhan. Kebohongan kecil yang dilakukan berulang kali, janji yang tidak ditepati, komunikasi yang buruk, sikap tertutup, atau pengalaman hubungan sebelumnya dapat memengaruhi kemampuan seseorang untuk percaya kembali.

Namun, masalah kepercayaan bukan berarti hubungan tidak bisa diselamatkan. Dalam psikologi hubungan, kepercayaan dapat dibangun kembali melalui pengalaman yang konsisten, komunikasi yang sehat, dan perilaku yang membuat pasangan merasa aman.

Dilansir dari Psychology Today pada Rabu (12/8), jika Anda sedang berusaha memperbaiki masalah kepercayaan dalam hubungan, berikut enam cara yang dapat dilakukan.

1. Cari Tahu Akar Masalahnya, Bukan Hanya Gejalanya

Langkah pertama adalah memahami dari mana masalah kepercayaan tersebut berasal.

Sering kali seseorang hanya berfokus pada perilaku yang terlihat. Misalnya, pasangan terlalu sering memeriksa ponsel, mudah cemburu, sering bertanya sedang berada di mana, atau membutuhkan kepastian berulang kali.

Jika hanya perilakunya yang dilihat, pasangan mungkin menganggapnya sebagai sikap posesif atau berlebihan. Padahal, di balik perilaku tersebut mungkin ada rasa takut yang lebih dalam.

Pertanyaannya bukan hanya, “Mengapa saya sulit percaya kepada pasangan?”

Editor: Hanny Suwindari
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore