
seseorang yang melekat dengan kebiasaan baik./Magnific/odua
JawaPos.com - Banyak orang sebenarnya tahu apa yang harus dilakukan untuk hidup lebih baik.
Mereka tahu bahwa olahraga itu penting. Mereka tahu membaca buku bisa menambah wawasan. Mereka tahu bangun lebih pagi dapat membuat hari terasa lebih teratur. Mereka juga tahu bahwa mengurangi penggunaan media sosial, menjaga pola tidur, makan lebih sehat, dan meluangkan waktu untuk belajar adalah kebiasaan yang bermanfaat.
Masalahnya bukan pada mengetahui apa yang baik.
Masalahnya adalah bagaimana membuat sesuatu yang baik itu menjadi bagian alami dari kehidupan sehari-hari.
Kita sering memulai dengan semangat yang besar. Hari Senin menjadi hari pertama olahraga. Awal bulan menjadi momentum untuk menabung. Tahun baru menjadi kesempatan untuk membaca lebih banyak buku. Bahkan setelah menonton video motivasi, kita bisa merasa begitu yakin bahwa kali ini semuanya akan berbeda.
Namun, beberapa hari kemudian, semangat mulai menurun.
Olahraga mulai ditunda. Buku kembali diletakkan di meja. Alarm pagi mulai diabaikan. Target yang sebelumnya terasa penting perlahan kehilangan daya tarik.
Mengapa hal itu terjadi?
Dilansir dari Psychology Today pada Senin (10/8), menurut psikologi perilaku, membangun kebiasaan bukan sekadar persoalan kemauan yang kuat. Kebiasaan lebih mudah terbentuk ketika perilaku dibuat sederhana, diulang secara konsisten, dikaitkan dengan situasi tertentu, dan didukung oleh lingkungan.
Jadi, jika Anda ingin memiliki kebiasaan baik yang benar-benar melekat, jangan hanya mengandalkan motivasi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022