
Kebiasaan orang rapuh mental dan emosional menurut psikologi. (Magnific)
JawaPos.com – Psikologi menjelaskan bahwa kerapuhan emosional membuat seseorang mudah kewalahan menghadapi perasaan yang sulit dikendalikan.
Kondisi ini menjadi kebalikan dari ketahanan mental yang membantu seseorang menghadapi tekanan hidup dengan tenang.
Sejumlah kebiasaan tertentu ternyata menjadi faktor utama yang mempertahankan kerapuhan emosional pada diri seseorang.
Dilansir dari laman YourTango pada Senin (10/8), berikut tujuh kebiasaan yang biasa dihadapi orang rapuh secara mental dan emosional dalam kehidupan sehari-harinya.
1. Berusaha memperbaiki emosi yang menyakitkan
Berusaha menghilangkan emosi yang menyakitkan justru membuat seseorang semakin rentan terhadap perasaan tersebut.
Otak cenderung menganggap sesuatu sebagai ancaman ketika seseorang terus berusaha menghindar atau menyingkirkannya.
Kebiasaan menghindari emosi menyakitkan membuat otak semakin cemas terhadap perasaan yang muncul.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fulham vs Hull City: The Tigers Berpeluang Menang Tipis di Craven Cottage
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah
Prediksi Skor Lille vs Brest di Liga Prancis: Verdonk Starter, Les Dogues Berjaya di Pierre Mauroy
Prediksi Susunan Pemain Real Betis vs Barcelona: Yamal dan Adeyemi Jadi Andalan
Prediksi Skor Hamburger SV vs Stuttgart: Die Roten Siap Pesta Gol di Volksparkstadion
Prediksi Skor Espanyol vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Los Rojiblancos Pertahankan Laju Positif
Prediksi Skor PSGC Ciamis vs PSIS Semarang di Pegadaian Championship: Tuan Rumah Hadapi Ujian Berat
Prediksi Susunan Pemain AS Roma vs Genoa: Santiago Castro Siap Jadi Andalan
Prediksi Skor Semen Padang vs PSMS di Championship: Kabau Sirah Bidik Kemenangan Kandang Perdana
Prediksi RANS Nusantara vs Persela Lamongan: Laskar Joko Tingkir Berburu Kemenangan di Malang

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022