Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 Agustus 2026 | 03.15 WIB

Lebih Menyukai Musik Lawas Daripada Musik Modern? Memiliki 7 Sifat Unik Ini Menurut Psikologi

Ilustrasi seseorang yang mendengarkan musik/freepik - Image

Ilustrasi seseorang yang mendengarkan musik/freepik

JawaPos.com - Di tengah derasnya arus lagu-lagu baru yang muncul setiap minggu, ada kelompok pendengar musik yang justru merasa hatinya terpaut pada musik lawas. 

Entah itu lagu-lagu pop era 80-an, rock klasik, jazz kuno, atau bahkan dangdut dan keroncong tempo dulu — mereka merasa musik tersebut memiliki “jiwa” yang tidak tergantikan.

Menurut psikologi, preferensi terhadap musik lawas bukan sekadar soal nostalgia, tapi juga berkaitan dengan kepribadian, cara berpikir, dan nilai-nilai hidup seseorang. 

Dilansir dari Geediting, terdapat 7 sifat unik yang sering ditemukan pada orang yang lebih menyukai musik lawas daripada musik modern.

1. Memiliki Jiwa Nostalgia yang Kuat

Orang yang gemar musik lawas biasanya memiliki ikatan emosional dengan masa lalu.

Psikologi menyebut ini sebagai “nostalgia proneness”, yaitu kecenderungan untuk mencari kenyamanan dari kenangan indah yang pernah dialami. 

Musik lama sering kali membawa mereka kembali ke momen tertentu — entah itu masa sekolah, masa muda, atau saat-saat bersama orang terkasih.

Efek psikologisnya: Nostalgia dapat meningkatkan suasana hati, menurunkan stres, dan memberikan rasa identitas yang lebih kuat.

2. Menghargai Kualitas dan Detail

Editor: Hanny Suwindari
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore