
Ucapan khas orang yang sedang kacau secara mental dan emosional menurut psikologi./Magnific/ jcomp
JawaPos.com – Psikologi menjelaskan bahwa banyak orang menjalani hidup sekadar mengikuti rutinitas tanpa benar-benar mengekspresikan perasaannya.
Ketika merasa kewalahan, sebagian orang cenderung menyembunyikan kondisinya di balik senyum yang sebenarnya dipaksakan.
Namun orang yang benar-benar kacau secara mental dan emosional sering tanpa sadar mengungkapkannya lewat percakapan santai.
Dilansir dari laman YourTango pada Sabtu (1/8), berikut sepuluh ucapan khas yang biasa diucapkan orang yang sedang kacau secara mental dan emosional.
1. "Maaf, aku agak berantakan hari ini"
Orang yang kacau secara mental dan emosional sering kesulitan mengungkapkan perasaannya secara langsung kepada orang lain.
Mereka memilih meremehkan kondisi sebenarnya agar tidak membebani orang-orang yang mereka sayangi.
Semakin perasaan tersebut dipendam, kondisi tersebut justru berpotensi memburuk seiring berjalannya waktu.
Berbagi cerita dengan orang yang dipercaya menjadi salah satu cara penting untuk meringankan beban tersebut.
2. "Aku tidak bisa berpikir jernih"

Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Port FC di Piala Presiden 2026: Green Force Bisa Sapu Bersih Laga!
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Prediksi Skor Persija Jakarta vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Jaga Asa ke Semifinal!
Jadwal Aston Villa vs Indonesia All Stars: Jam Kick-off, Siaran Langsung, dan Daftar Skuad
Hasil Babak Pertama Persebaya vs Port FC: Miguel Pereira Cetak Gol Perdana, Skor Masih 1-1
Prediksi Persebaya Surabaya vs Port FC: Bruno Moreira Dikabarkan Cedera, Bernardo Tavares Buka Peluang Rotasi Pemain
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
